Jembatan Bailey, Penanganan Sementara Jalan Bujangga Ditarget Rampung Sebelum Lebaran
Masyarakat berharap, perbaikan Jalan Bujangga kali ini dilakukan secara menyeluruh agar tidak terjadi longsor seperti tahun 2012 dan tahun 2014 lalu.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau melobi Pemerintah Provinsi melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk memperbaiki Jalan Bujangga tak sia-sia.
Belum lama ini, Bupati Berau Muharram bertandang ke Kementerian PUPR dan bertemu langsung dengan Menteri Basuki Hadimuljono.
Dalam pertemuan yang dihadiri Wakil Ketua DPRD Berau, Saga dan juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kbaupaten Berau, Taupan Madjid, Muharram memaparkan kondisi Jalan Bujangga yang sudah tak bisa dilintasi.
Sementara, Jalan Bujangga yang berstatus jalan nasional tersebut juga merupakan jalan utama penggerak perekonomian Kabupaten Berau.
Karena itu, Pemkab dan DPRD Berau mengajukan usulan untuk menangani Jalan Bujangga secara komprehensif.
BACA JUGA: Badan Jalan Retak, Sudah Enam Kali Pipa PDAM Pecah
Usulan itu ditanggapi positif Kemnterian PUPR, dan saat ini Jalan Bujangga telah mendapat penanganan sementara sambil menunggu hasil kajian untuk penanganan secara permanen.
Pengamatan Tribun di lapangan, saat ini sejumlah pekerja tengah membangun jembatan bailey.
Jembatan dengan konstruksi baja ringan ini dianggap lebih efeisien ketimbang penggunaan jembatan dengan konstruksi kayu ulin.
Dengan lebar sekitar 5 hingga 6 meter, jembatan bailey ini nantinya bisa dilintasi kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat dengan bobot kurang dari 5 ton.
Perbaikan Jalan Bujangga ini tentu mendapat tanggapan yang positif dari masyarakat, terutama warga sekitar Jalan Bujangga.
BACA JUGA: Jalan Bujangga Amblas, Nasir Terpaksa Keliling Tawarkan Jasa Servis Elektronik
“Syukurlah kalau Pemkab Berau memperjuangkan perbaikan Jalan Bujangga ini. Biasanya dulu selalu ditinjau pejabat dari luar daerah, begitu didatangi bupati ternyata langsung ditanggapi dengan perbaikan secara langsung,” ujar Rachmad, warga Jalan Bujangga.
Menurut informasi, pembangunan jembatan Bailey ini ditargetkan rampung sebelum puncak mudik lebaran, sehingga Jalan Bujangga ini diharapkan bisa dilintasi kendaraan saat arus mudik dan mengurai kemacetan yang terjadi di kawasan Ring Road hingga Jalan Durian III, di mana kemacetan biasa terjadi akibat penumpukan kendaraan.
Selama ini, arus lalu lintas dari arah Teluk Bayur menuju Tanjung Redeb memang dialihkan melalui Jalan Raja Alam, Kilometer 5, sebagian dialihkan melalui Jalan Kedaung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jembatan-bailey-di-jalan-bujangga_20160626_171636.jpg)