Walau Hanya Lebih Murah Seribu Rupiah, Warga Tetap Menyerbu Operasi Pasar
Harga sembako yang dijual memang relatif lebih murah dari harga di pasaran. Rata-rata, sembako yang dijual lebih murah Rp 1.000 dari harga pasaran.
Penulis: Doan E Pardede | Editor: Amalia Husnul A
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Sejak dibuka sejak pukul 9.30 pagi, warga sudah menyerbu operasi pasar yang digelar di kantor Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor, Rabu (29/6/2016).
Operasi pasar ini merupakan kerja sama Disperindag Kaltara dengan Disperindag Bulungan
Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang dijual memang relatif lebih murah dari harga di pasaran. Rata-rata, sembako yang dijual lebih murah Rp 1.000 dari harga pasaran.
Seperti gula yang biasa dijual Rp 15ribu menjadi Rp14ribu, kecap asin yang biasa Rp 4ribu menjadi Rp 3ribu.
BACA JUGA: Di Swalayan, Gula Pasir Habis Diborong Pembeli
Sementara untuk bawang merah dan bawang putih, masih sama dengan harga pasar yakni Rp 40ribu per Kg.
"Kalau bawang sama saja seperti di pasar," kata Erna, warga Selimau.
Dia berharap, operasi pasar seperti ini bisa lebih sering digelar. Seperti di Kelurahan Tanjung Selor Timur ini kata dia, masih hanya ada satu kali gelaran operasi pasar.
Walau harga sembako yang dijual hanya sedikit lebih murah dibanding harga pasar kata dia, setidaknya selisih harga yang didapat bisa membuat barang belanjaan yang bisa dibeli bertambah banyak.
"Yang sedikit membantulah pasar murah ini," katanya. (*)
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/antre-operasi-pasar_20160629_140927.jpg)