Senin, 27 April 2026

Berita Kaltara Terkini

Ustaz Das’ad Latif Sentil Jemaah Main HP di Tabligh Akbar KaShaFa 2026 Tarakan

Tabligh akbar KaShaFa 2026 di Tarakan berlangsung hangat. Das’ad Latif sentil jemaah soal fokus dan pentingnya sedekah

TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
SAMPAIKAN CERAMAH - Ustaz Das'ad Latif saat mengisi tausyiah di Tabligh Akbar momen penutupan puncak Kashafa 2026 yang digelar KPw BI Kaltara di halaman Masjid Baitul Izzah Islamic Center Kota Tarakan, Minggu (26/4/2026). (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH) 

Ringkasan Berita:
  • Das’ad Latif menegur jemaah yang sibuk dengan ponsel saat tausiyah.
  • Ia menekankan pentingnya kejujuran, sedekah, dan zakat dalam kehidupan.
  • Tabligh akbar menjadi penutup KaShaFa 2026 dengan pesan spiritual kuat.

TRIBUNKALTIM.CO - Tabligh akbar yang menjadi penutup rangkaian Kalimantan Utara Sharia Festival (KaShaFa) 2026 di Tarakan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. 

Ribuan jemaah memadati halaman Masjid Baitul Izzah Islamic Center, Minggu (26/4/2026), untuk mendengarkan tausiyah dari Das'ad Latif.

Dengan gaya khas yang santai namun sarat makna, Das’ad Latif berhasil menciptakan suasana interaktif yang tidak hanya penuh tawa, tetapi juga reflektif.

Sindiran Ringan Soal Ponsel

Dalam tausiyahnya, Das’ad Latif menyentil kebiasaan sebagian jemaah yang masih sibuk menggunakan telepon genggam saat ceramah berlangsung.

Ia mengingatkan pentingnya hadir secara utuh dalam majelis ilmu.

Baca juga: Idul Adha 2026, Kebutuhan Sapi di Tarakan Diperkirakan Capai 1.500 Ekor, Satgas Lakukan Pengawasan

“Simpan dulu hapenya. Kalau mau rekam, nonton saja di YouTube saya. Tapi jangan sampai kehilangan ilmu karena sibuk dengan hape,” ucapnya, yang langsung disambut tawa jemaah.

Ia menilai, gangguan kecil seperti penggunaan ponsel bisa menjadi penghalang dalam menyerap ilmu, bahkan disebutnya sebagai bagian dari godaan yang menjauhkan seseorang dari esensi majelis ilmu.

Pesan Kejujuran dalam Berniaga

Selain soal fokus, Das’ad Latif juga menyinggung pentingnya kejujuran dalam aktivitas ekonomi, khususnya bagi para pelaku usaha.

Menurutnya, prinsip kejujuran menjadi fondasi utama dalam membangun usaha yang berkah.

“Jadilah pedagang yang jujur, tidak menipu. Insya Allah Allah akan gantikan dengan yang lebih baik,” ujarnya.

Baca juga: OJK Tarakan Ungkap Gap Literasi Keuangan 14 Persen, Warga Banyak Pakai Tapi Belum Paham

Pesan tersebut selaras dengan semangat KaShaFa yang mendorong penerapan ekonomi syariah berbasis nilai kejujuran dan keberkahan.

Sedekah dan Zakat sebagai Kunci Keberkahan

Dalam bagian lain, Das’ad Latif menekankan pentingnya sedekah sebagai jalan pembuka rezeki.

Ia menegaskan bahwa sedekah tidak akan membuat seseorang jatuh miskin.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved