Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Mudik Lebaran

Ratusan Penumpang Terpaksa Tidur di Sekitar Pelabuhan

Dengan bekal dan beberapa perlengkapan seadanya, para pemudik tidur terlentang di tempat-tempat teduh di dekat pelabuhan.

TRIBUN KALTIM/ALFIANSYAH
Kondisi para penumpang di Pelabuhan Balikpapan-Mamuju, Minggu (3/7/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Jelang Idul Fitri yang tinggal menghitung beberapa hari lagi, Pelabuhan kapal penumpang tujuan Balikpapan-Mamuju, yang terletak di Kelurahan Baru Ulu Kampung Baru, Kecamatan Balikpapan Barat, Minggu kemarin (3/7/2016) telah dipadati para pemudik yang berdatangan dari berbagai daerah.

Lantaran luas kapal penumpang tidak sebanding dengan jumlah para penumpang, maka, para pemudik yang menunggu dari satu hingga dua hari, harus telantar di dermaga pelabuhan.

Dengan bekal dan beberapa perlengkapan seadanya, para pemudik tidur terlentang di tempat-tempat teduh di dekat pelabuhan.

Baca: Calon Pemudik Membludak, Tiket Penumpang Balikpapan-Mamuju Dibatasi 158 Orang

Seorang pemudik dari Samarinda, Muhsin, yang telah datang ke Pelabuhan Balikpapan-Mamuju pada hari Sabtu (2/7/2016) yang lalu bersama tujuh kerabatnya menjelaskan, para pemudik di Pelabuhan Balikapan-Mamuju, sejak hari Sabtu sudah membludak dan telah tidur seadanya di pelabuhan.

"Sabtu kemarin (2/7/2016) ada feri, tapi sudah penuh ferinya dan itu pun berangkatnya jam tiga subuh.
Penumpang dibatasi hanya 158 orang, maka, kami tidak bisa berangkat. Harusnya ada penambahan feri, dua atau tiga feri. Karena kita kasihan, mau mudik tapi tidak berangkat," ujar Muhsin, yang ingin mudik ke Polewali Mandar, salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat.

Dari pantauan wartawan Tribunkaltim.co, beberapa penumpang ada yang telah menempati Kapal KMP Citra Mandala Abadi (nama kapal penumpang) dan bagi para penumpang yang tidak mendapatkan tiket, terpaksa harus tidur di dekat pelabuhan. Walau tiket penumpang telah ditutup, para penumpang tetap mengantre, lantaran mereka mendapatkan kabar bahwa loket penjualan tiket aja dibuka setelah Kapal KMP Citra Mandala Abadi telah diberangkatkan.

Baca: Jadwal Keberangkatan Kapal Dimajukan 2 Jam, Calon Penumpang Ini Terpaksa Menyusul Naik Klotok

Hal yang sama juga dikeluhkan Wiwi Ashar, perantau yang saat ini berkuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Balikpapan.

"Melihat banyakanya jumlah penumpang, maka seharusnya dalam sehari harus ada dua feri yang berangkat setiap hari. Lihat saja penumpang kasihan sekali, sampai ada yang telantar seperti ini," ungkap Wiwi Ashar. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved