Salam Tribun

THR, Lebaran, dan Gengsi

Parahnya, orang bela-belain kredit kendaraan baru untuk dipakai Lebaran atau mudik namun setelahnya bingung mau bayar pakai apa.

Shutterstock
Ilustrasi 

LEBARAN tinggal dua hari lagi. Masyarakat, khususnya umat Muslim bersuka cita menyambut hari kemenangan.

Apalagi bagi yang sudah mendapatkan gaji penuh, Tunjangan Hari Raya (THR), dan bonus-bonus lainnya. Wajah mendadak ceria, senyum sumringah bertebaran.

Terbayang sudah apa yang akan dibeli. Tentu saja kebanyakan yang berkaitan dengan keperluan Lebaran.

Mudik (jika memang ada rencana itu), baju baru, hidangan istimewa, angpau, dan tetek-bengek lainnya yang tiba-tiba saja mendadak terasa perlu.

Saat Lebaran, rasanya semua barang menjadi kebutuhan. Dekorasi rumah perlu diganti, perabotan dapur juga kurang afdol kalau tidak kinclong, perhiasan untuk dikenakan di hari raya, ponsel berkamera yang canggih mungkin dibutuhkan untuk foto bersama keluarga dan teman-teman, bahkan kalau bisa kendaraan juga mesti baru.

Parahnya, orang bela-belain kredit kendaraan baru untuk dipakai Lebaran atau mudik namun setelahnya bingung mau bayar pakai apa.

Baca: Ingat, THR Karyawan Wajib Dibayar, Paling Lambat H-7

Tak ada habisnya. Berapapun yang diterima di tangan rasanya tak akan cukup memenuhi semua kebutuhan itu.

Syukur Alhamdulillah jika memang kita memiliki rezeki lebih saat Lebaran ketimbang di bulan-bulan lain. Namun, esensi kemenangan di hari raya setelah sebulan mengekang hawa nafsu rasanya kok menjadi sia-sia.

Nafsu kita dihambur saat hari raya. Padahal bisa saja apa yang kita beli, kita butuhkan (tiba-tiba) ternyata malah menjadi mubazir. Banyaknya makanan yang dibeli atau dibuat ternyata tidak habis disantap sehingga harus dibuang ke tong sampah.

Berlembar-lembar baju yang dibeli ternyata hanya tersimpan di lemari. Perabotan dapur hanya terpakai di hari raya setelahnya disimpan.

Padahal sejatinya kita bisa lebih bijak mengelola keuangan saat menerima THR. Di tengah kondisi ekonomi yang lesu sekarang ini diperlukan kehati-hatian membelanjakan uang agar kita tak 'jatuh miskin' usai Lebaran. Harus menggadaikan barang atau malah berutang sana-sini.


tribunkaltim.co/nevrianto hardi prasetyo -- Kapal Adhitya dengan tujuan Parepare dipadati penumpang yang akan mudik.

Ada baiknya juga kita mengadopsi kiat-kiat dari pakar keuangan bagaimana mengelola uang THR agar bermanfaat juga untuk kepentingan lain.

Misalnya dengan merencanakan anggaran sebelum dan sesudah menerima uang THR; menentukan skala prioritas, mana yang menjadi kewajiban dan mana yang biasa dicicil pengeluaran seperti membeli makanan dan minuman untuk kebutuhan sehari-hari.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved