Minggu, 19 April 2026

Memalukan! Istri Donald Trump Menjiplak Pidato Michelle Obama

“Saya tidak memeriksa pidato Mrs. Obama. Ini adalah kesalahan saya, dan saya merasa bersalah telah mengacaukan Melania dan Trump, juga Mrs. Obama"

Editor: Syaiful Syafar
newsoxy.com
Melania Trump 

TRIBUNKALTIM.CO -- Skandal plagiarisme saat ini menjadi obrolan menarik di kalangan warga Amerika Serikat (AS) jelang pemilihan presiden.

Penyebabnya tidak lain karena pidato Melania Trump, istri calon presiden AS Donald Trump.

Melania Trump dituding menjiplak pidato Michelle Obama ketika berbicara di depan publik beberapa waktu lalu.

Seorang staf Donald Trump bernama Meredith McIver mengakui bahwa memang ada sebagian isi pidato Melania Trump yang menjiplak pidato Michelle Obama. McIver sendiri sejatinya adalah teman laman Melania Trump.

Dalam sebuah rilisnya yang muncul pada Rabu (20/7/2016) waktu setempat, McIver mengakui bahwa ia membantu penulisan final pidato Melania itu.

Salah McIver adalah ia kurang teliti jika ada beberapa bagian dari pidato tersebut pernah dibacakan oleh First Lady pada konvensi Partai Demokrat pada 2008 silam.

Dikutip Intisari dari Mashable, sosok yang pertama kali mendapati kasus ini adalah wartawan Jarret Hill. McIver menyebut itu sebagai kecelakaan, sementara Melania mengaku bahwa ia hanya terinspirasi oleh Michelle, yang selalu disebutnya sebagai “orang yang selalu saya sukai.”

BACA JUGA: Foto Tanpa Busana Istri Donald Trump Jadi Jualan Kampanye

Dalam pernyataan itu, penulis dan ghostwriter Donald Trump itu memerinci bagaimana Melania membaca potongan kalimat Michelle itu dari ponselnya.

Ia mengakui bahwa tugasnya adalah sebagai penyelaras akhir, tapi ia alpa soal potongan kalimat yang muncul pertama pada delapan tahun yang lalu itu.

“Saya tidak memeriksa pidato Mrs. Obama. Ini adalah kesalahan saya, dan saya merasa bersalah telah mengacaukan Melania dan Trump, juga Mrs. Obama. Tak ada maksud apa-apa sebenarnya,” tulisnya.

BACA JUGA: Pidato Mufidah Kalla Tertunda Beberapa Menit Gara-gara Podium

Kabar keterlibatan McIver sebagai ghostwriter Trump pertama kali diungkap oleh New York Times—yang juga menyebut bahwa teks pidato sejatinya disiapkan oleh dua penulis pidato profesional tapi ditolak oleh Melania.

Para penulis pidato disebut tidak peduli dengan perubahan sampai akhirnya kalimat jiplakan itu keluar pada Senin malam.

Menurut Times, Melania meminta McIver membantunya merampungkan versi final.

Lalu bagaimana tanggapan Trump?

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved