Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

HUT Kemerdekaan RI

Inilah Sejarahnya Mengapa Saat 17 Agustus Ada Lomba Makan Kerupuk

Lomba makan kerupuk diadakan untuk memperingati tentang perjuangan warga Indonesia saat masa penjajahan.

TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Anak-anak berusaha melahap kerupuk dalam lomba memeriahkan 70 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, di lapangan Fasilitas Umum Perum Talangsari Regency, Jalan Kebon Agung, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara, Kalimantan Timur, Minggu(9/8/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pernahkah terbesit dalam benak untuk mengetahui sejarah lomba makan kerupuk?

Ya, makan kerupuk menjadi salah satu lomba yang seringkali diadakan saat memperingati hari kemerdekaan.

Namun, tahukah Anda sejarah dibalik lomba makan kerupuk tersebut?

Kerupuk adalah makanan ringan yang umumnya dibuat dari adonan tepung tapioka dan dicampur dengan bahan lainnya.

Adonan kerupuk biasanya dikukus terlebih dahulu hingga matang, kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari hingga kering.

Setelah kering kerupuk digoreng hingga mengembang.

Baca juga: Dijamin Bikin Ketawa, Kocak Banget, Bukan Balap Karung Lho. . . tapi Ini Lomba Pocong GP

Lomba makan kerupuk diadakan untuk memperingati tentang perjuangan warga Indonesia saat masa penjajahan.

Saat itu, kerupuk menjadi salah satu makanan yang menjadi menu utama bagi warga Indonesia.

Pada masa penjajahan, untuk mendapatkan makanan enak sangat sulit.

Oleh karena itu, warga Indonesia hanya mampu untuk makan seadanya, berupa nasi dan kerupuk.

Jadi, untuk mengingat perjuangan semua warga Indonesia saat masa penjajahan, hingga kini sering diadakan lomba makan kerupuk.

Dibalik untuk memperingati perjuangan warga Indonesia saat masa penjajahan, terdapat manfaat dari lomba makan kerupuk tersebut.

Seperti, dapat mempersatukan satu sama lain, dapat mengerti arti pentingnya bersyukur dan dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Lomba makan kerupuk juga memiliki peraturan yang harus ditaati, seperti kebanyakan lomba lainnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved