Krisis Suriah
Wajah Omran Dipenuhi Debu dan Berdarah, Beginilah Potret Kekejaman Konflik di Aleppo
Omran Daqneesh seorang balita berusia lima tahun nampak menderita akibat konflik yang terjadi di Aleppo, Suriah.
TRIBUNKALTIM.CO -- Dalam beberapa foto memperlihatkan bagaimana kondisi mencekam dan mengerikan yang terjadi di Aleppo.
Bahkan potret seorang balita yang baru-baru saja viral mengejutkan banyak pengamat di daerah konflik tersebut.
Omran Daqneesh seorang balita berusia lima tahun nampak menderita akibat konflik yang terjadi di Aleppo, Suriah.
Bagian tubuh dan wajahnya dipenuhi debu dan berdarah, setelah serangan bom udara yang dijatuhkan oleh pihak pemerintah atau pasukan pesawat milik Rusia menghantam daerah Qaterji markas pasukan pemberontak di Timur Aleppo yang baru-baru saja terjadi.
Dilansir melalui laman Independent, (18/8/2016), tubuhnya yang mungil sudah dipenuhi luka-luka dan darah yang bercucuran di sekujur tubuhnya.
Baca: Permintaan Dokter Terakhir di Aleppo Kepada Obama Bikin Menyayat Hati
Sebuah video yang direkam oleh media para aktivis memperlihatkan Omran dievakuasi keluar dari sebuah rumah, dengan kondisi tubuh diselimuti debu tebal dan diletakkan di sebuah kursi mobil ambulans.
Omran ditinggal sendirian di kursi, sementara tim penolong berusaha mencari korban lainnya.
Saat duduk seorang diri tatapan wajah Omran terlihat begitu lelah, menderita dan hanya bisa pasrah.
Terlihat pula Omran menghusap darah dibagian kepalanya.
Setelah para petugas kembali, terdapat dua orang anak-anak lainnya di dalam ambulans.
Total sebanyak empat orang anak-anak, dua pria dan seorang wanita dilaporkan terluka pasca ledakan yang terjadi.
Selepas itu, petugas medis segera melarikan korban ke rumah sakit M10 yang ada di kota untuk memberikan penanganan lebih lanjut.
Sebuah foto lainnya memperlihatkan setelah mendapatkan penaganan oleh dokter, dengan baju masih terdapat bercak darah, Omran hanya bisa tergeletak di kasur rumah sakit.
Baca: Konflik di Aleppo Tambah Parah, Bayi-bayi pun Dijadikan Target Utama Serangan Udara
