Rabu, 27 Mei 2026

Tim Juara Bertahan Asal Indonesia Terancam Batal Ikut Kompetisi Dunia, Ini Penyebabnya

TEAMnxl> sendiri mengaku sudah latihan delapan jam sehari, selama sepekan terakhir, demi mempersiapkan diri di ajang tersebut

Tayang:
Penulis: Syaiful Syafar | Editor: Syaiful Syafar
Facebook/Teamnxl>
Tim juara gamer Indonesia yang bernama TEAMnxl> latihan delapan jam sehari, selama sepekan terakhir, demi mempersiapkan diri di turnamen Zowie Asia Cup 2016 yang diselenggarakan di Shanghai, Tiongkok, September mendatang. 

TRIBUNKALTIM.CO -- Tim juara gamer Indonesia yang bernama TEAMnxl> terancam batal mengikuti kejuaraan Zowie Asia Cup 2016 yang diselenggarakan di Shanghai, Tiongkok, September mendatang.

Kejuaraan itu sebelumnya bernama BenQ Asia Cup, dimana TEAMnxl> tampil sebagai juara selama dua tahun berturut-turut (2014 dan 2015 di Malaysia).

Sayangnya, tahun ini masyarakat Indonesia kemungkinan tidak bisa melihat aksi sang juara bertahan di kompetisi game internasional itu.

Bukan karena tidak ingin ikut serta, tapi TEAMnxl> terganjal masalah keimigrasian.

Diketahui, visa personel TEAMnxl> ditahan sampai bulan Oktober karena ketatnya pengawasan di Tiongkok jelang konferensi G20.

Siapa lagi yang dapat membantu kami dari negeri ini. Berat sekali rasanya jadi real pro gamer di tanah air. Semoga NXL mendapat bantuan sesegera mungkin dari pemerintah Indonesia @jokowi. NXL Indonesia terancam tidak bisa pergi bertanding melawan negara negara Asia Pasifik di Shanghai,” demikian status yang ditulis akun Facebook Teamnxl> pada Jumat (19/8/2016) pukul 13.26.

Status tersebut juga menyertakan gambar visa dua orang personel TEAMnxl> yang sudah terstempel tulisan cancelled.

TEAMnxl> sendiri mengaku sudah latihan delapan jam sehari, selama sepekan terakhir, demi mempersiapkan diri di ajang tersebut. Tapi upaya mereka seolah-olah sirna gara-gara masalah visa.

Netizen pun menyesalkan kejadian ini dan berharap pemerintah bisa segera membantu agar wakil Indonesia tetap ada di turnamen bergengsi tersebut.

"biasa :v kayak gini jarang di expose di TV :v kalau ada berita buruk, nah baru di expose "bahaya maen game" itu baru mereka mau (rating) duh...," tulis akun Zackaria Kun.

Ada juga yang menyarankan agar TEAMnxl> meminta bantuan ke Indonesia e-Sports Association (IeSPA). Namun menurut jawaban TEAMnxl>, perihal itu sudah disampaikan ke asosiasi resmi olahraga digital tersebut, tapi hingga kini belum ada titik terang.

"perlu bantuan pemerintah mungkin. kalau ga kami ga bisa pergi sampai bulan 10," tulis akun Teamnxl>.

"sedih memang, inilah Indonesia yang kita bangga-banggakan.... Mudah2an ada jalan keluar secepatnya supaya lancar keikutsertaannya dalam tournament," sahut akun Wel Nuwel Hoverbuggy.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved