Parenting

Bayi Menangis hingga Tertidur, Bolehkah Hal Itu Dilakukan Orangtua?

Namun, setiap bayi memiliki pola tidur yang berbeda-beda, tergantung dari lingkungan sekitar dan latihan tidur yang diajarkan orangtua.

Bayi Menangis hingga Tertidur, Bolehkah Hal Itu Dilakukan Orangtua?
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Bayi yang baru lahir akan tidur selama 16 sampai dengan 18 jam, tetapi biasanya bayi akan terbangun setiap dua hingga tiga jam untuk makan dan minum susu.

Namun, setiap bayi memiliki pola tidur yang berbeda-beda, tergantung dari lingkungan sekitar dan latihan tidur yang diajarkan orangtua.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics Journal menguraikan efektivitas pola tidur dalam tiga gaya yang berbeda.

Salah satunya adalah membiarkan bayi menangis hingga terlelap di waktu tidur malam.

Baca: Bayi Anda Susah Tidur pada Malam Hari? Coba Terapkan 4 Cara Ini

Pertanyaannya, apakah hal yang demikian efektif dan tidak berbahaya?

Peneliti yang berasal dari Australia mengumpulkan 43 orangtua yang memiliki bayi usia enam bulan sampai dengan 16 bulan.

Responden orangtua ini mengaku bahwa memiliki kesulitan menidurkan anak-anak mereka.

Peneliti pun membagi responden menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama, membiarkan bayi menangis hingga tertidur. Kelompok kedua, menidurkan bayi di jam yang sama dan tidak meninggalkan bayi hingga tidur. Kelompok ketiga, tidak menerapkan latihan tidur pada bayi.

Hasilnya, bayi pada kelompok pertama tidur 15 menit lebih cepat ketimbang bayi kelompok ketiga. Lalu, bayi pada kelompok bayi kedua tidur 12 menit lebih cepat daripada kelompok ketiga.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved