Kamis, 9 April 2026

Marak Penyanderaan Tugboat, Aparat Gabungan Lumpuhkan Perompak

Tembakan dilepaskan ke udara agar nakhoda kapal menghentikan kapal tugboat yang biasa digunakan untuk menarik tongkang batubara milik PT Berau Coal.

Editor: Amalia Husnul A
tribunkaltim.co/geafry necolsen
Simulai penyanderaan tugboat antara TNI AL bersama Polres Berau dan manajemen PT Berau Coal. 

TANJUNG REDEB, TRIBUNKALTIM.CO - Suara letusan senjata api terdengar dari jarak beberapa ratus meter. Suara tembakan itu berasal dari sebuah kapal kecil.

Tembakan dilepaskan ke udara agar nakhoda kapal menghentikan kapal tugboat yang biasa digunakan untuk menarik tongkang batubara milik PT Berau Coal.

Terlihat ada 7 orang yang berdiri di atas kapal, 6 orang diantaranya menenteng senjata api.

Melihat gelagat itu, nahkoda kapal mengambil perangkat radio komunikasi dan melapor kepada Deputy Port Facility Security Officer (PFSO). Captain Hasanul Haq Batubara yang menjabat sebagai PFSO saat itu tengah memimpin rapat target pengapalan bulanan yang mendapat informasi itu, bergegas meninggalkan ruang rapat.

Ia segera meminta Comand Center Rescue (CCR) untuk mengirimkan Emergency Rescue Group (ERG) ke Sungai Segah.

BACA JUGA: Inikah Planet yang Bisa Dihuni Manusia? Tempatnya Cuma di Seberang Kompleks Tata Surya Kita

Perlu waktu sekitar satu jam sebelum akhirnya aparat kepolisian dari Polres Berau dan TNI Angkatan Laut (AL) untuk tiba ke lokasi dengan menggunakan kapal Patroli Keamanan Laut milik TNI AL yang dikawal dengan 2 unit speedboat, serta dua unit speedboat Polres Berau.

Dan suasana berubah menjadi tegang, karena gerombolan perompak melepaskan tembakan ke arah aparat yang berupaya mendekat.

Baku tembak pun tidak terelakkan lagi. Dalam beberapa menit,tiga orang tumbang terkena timah panas. Satu orang anak buah kapal yang disandera ikut diterjang timah panas, entah dari pihak mana.

Sementara dari kelompok perompak diketahui dua orang tewas setelah tertembus peluru.

BACA JUGA: Wajib Tahu. . . Jangan Pernah Bersihkan Vagina dengan 3 Produk Ini

Itulah drama penyanderaan kapal tugboat yang disimulasikan oleh TNI AL bersama Polres Berau dan manajemen PT Berau Coal.

Simulasi ini diadakan bukan tanpa alasan, pasalnya, akhir-akhir ini sejumlah kapal tugboat kerap menjadi sasaran para perompak di laut Filipina yang kebetulan berbatasan dengan wilayah Kabupaten Berau.

Menurut Deputy General Manager Shipping Divison PT Berau Coal, Hasanul Haq Batubara mengatakan, simulasi ini digelar untuk memastikan seluruh personel siap menghadapi situasi terburuk, salah satunya pembajakan kapal.

“Sekaligus untuk mengidentifikasi kelemahan keamanan,” ujarnya. (*)

***

Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM

Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co

Dan bergabunglah dengan medsos:

Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved