Terminal Diperbaiki, Pedagang Asongan di Pelabuhan Semayang Juga Bakal Ditertibkan
Kesan kumuh yang tampaknya sudah melekat di pelabuhan terbesar di Kota Balikpapan tersebut juga akan diubah.
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Arif Fadillah
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Sejalan dengan pelaksanaan perbaikan tampilan terminal Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur, kesan kumuh yang tampaknya sudah melekat di pelabuhan terbesar di Kota Balikpapan tersebut juga akan diubah.
Pembongkaran terminal telah dilakukan sejak sepakan lalu. Perbaikan ini bertujuan untuk menambah daya tampung penumpang yang mengalami peningkatan.
BACA JUGA:Selamat Jalan Kapal Legendaris Dewaruci . . .
"Kita tata rapi lah, selama ini terkesan pelabuhan itu kumuh. Nah kita harus merapikannya. Penambahan kapasitas juga, awalnya 600 setelah itu selesai diperbaiki bisa 800 orang tertampung di terminal," kata Muhammad Iskandar selaku Manajer Teknik PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Cabang Balikpapan.

(tribunkaltim.co/arif fadillah)
PT IV Cabang Balikpapan juga akan segera menertibkan para pedagang asongan yang kerap berjualan di area terminal penumpang.
"Jadi pedagang asongan tidak ada lagi tempatnya di terminal. Tidak boleh berjualan. Harus steril dan terlihat bersih lah," kata Fadel Madjed, Asisten Manajer Hukum dan Humas PELINDO IV Balikpapan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pedagang-asongan-di-pelabuhan-semayang_20160929_152352.jpg)