Bulutangkis
Bakal Segera Dipisahkan, Rian tak Sedih Bercerai dengan Berry
Rencananya, Rian akan dipasangkan dengan Hendra Setiawan, sedangkan Berry dengan Mohammad Ahsan.
TRIBUNKALTIM.CO, BANGKOK -- Pasangan ganda putra Rian Agung Saputro/Berry Angriawan akan berpisah setelah berhasil menjuarai Thailand Open Grand Prix Gold, Minggu (9/10/2016).
Rencananya, Rian akan dipasangkan dengan Hendra Setiawan, sedangkan Berry dengan Mohammad Ahsan. Pasangan baru ini akan mulai diterjunkan di turnamen-turnamen Eropa.
“Berpisah sama Berry tidak sedih kok, kan mau pasangan sama siapa pun, yang penting saya dan Berry sama-sama bisa maksimal prestasinya,” ujar Rian.
Di final Thailand Open Grand Prix Gold 2016, Rian/Berry Angriawan berhasil naik podium juara dengan mengalahkan Takuto Inoue/Yuki Kaneko dengan skor 17-21, 21-14, 21-18.
BACA JUGA: Dukung Marcella Zalianty, Ini Tanggapan Luna Maya: PARFI Itu Milik Aktor, Bukan Dukun!
Ini adalah gelar juara pertama buat Rian/Berry di tahun 2016.
Tak seperti laga-laga sebelumnya, Rian/Berry kali ini harus memeras keringat untuk memenangkan pertandingan.
Gim pertama terpaksa lepas dari pasangan juara Indonesian Masters 2015 ini setelah berusaha terus mengejar ketertinggalan.
“Pertandingan final ini lawannya lebih ulet, lebih capek juga game-nya. Stamina dan pertahanan lawan juga bagus. Mungkin karena sebelumnya lawan kami tidak terlalu berat, jadi di final agak kaget, terutama di gim pertama,” kata Rian kepada Badmintonindonesia.org.
“Inoue/Kaneko memang ulet, mereka tidak mudah dimatikan. Kami banyak mengikuti instruksi pelatih dengan tidak bermain buru-buru dan dahulukan bola depan supaya bisa terus mengangkat bola dan mendapat kesempatan untuk menyerang,” imbuh Berry.
BACA JUGA: Gaduh soal Tafsir Surat Al Maidah, Ahok Minta Maaf kepada Masyarakat
Di gim kedua, Rian/Berry mulai mengerti bagaimana caranya untuk meredam permainan pasangan Jepang tersebut.
Rian/Berry mengambil alih game kedua dan banyak mendapat poin dari smash keras yang menukik ke arah pertahanan Inoue/Kaneko.
Gim penentuan berlangsung sangat menegangkan. Meskipun Rian/Berry lebih dominan, namun Inoue/Kaneko sempat menyalip perilolehan angka dan memimpin 11-10.
Namun Rian/Berry yang lebih berpengalaman, menunjukkan kelasnya di saat-saat genting, mereka tetap tampil konsisten. Sedangkan Inoue/Kaneko justru sering melakukan kesalahan sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rian-berry_20161010_114148.jpg)