Minggu, 14 Juni 2026

Pilgub DKI Jakarta

MUI Minta Masyarakat tak Terprovokasi Isu Negatif yang Memecah Persatuan

Dia menjelaskan, masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan isu suku, ras dan agama (SARA) dan disebarkan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Tayang:
Kompas.com/Robertus Belarminus
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara. Selasa (10/5/2016) 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin meminta kepada masyarakat Jakarta tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu negatif yang bisa memecah persatuan, menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Kita sepakat kondisi Jakarta harus dijaga supaya tetap kondusif, artinya tidak ada konflik-konflik di lapangan. Masalah isu negatif kita salurkan dan proses melalui jalur hukum," kata Maruf di Jakarta, Minggu.

Dia menjelaskan, masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan isu suku, ras dan agama (SARA) dan disebarkan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca: Ini Penjelasan Nusron Wahid soal Ahok yang Kutip Ayat Suci

Menurut dia, masyarakat juga tidak boleh mengambil langkah-langkah sendiri yang berpotensi destruktif dan tindakan anarkistis atau berbahaya.

"Jangan ambil langkah sendiri, serahkan saja kepada pemerintah dan Polri supaya ditangani secara hukum," ujarnya.

Baca: VIDEO -- Dianggap Melecehkan Kitab Suci, Ahok Unggah Rekamannya secara Lengkap

Maruf mengatakan, kondisi yang panas bisa dimanfaatkan provokator. Masyarakat harus menjaga kondusufitas

Menurut dia, saat ini MUI belum mengeluarkan pendapat mengenai dugaan penistaan Al Quran oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang viral di media sosial.

"Kita tidak akan keluarkan fatwa tapi mengeluarkan pendapat, nanti MUI setelah mendapat masukan-masukan dan mendengarkan langsung utuh rekaman video itu," katanya.

Dia mengatakan, MUI belum menggelar rapat serta belum mendengarkan secara utuh rekaman video tersebut.

"Nanti MUI akan membuat pendapat kemudian disampaikan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk ditindaklanjuti," katanya.

Menurut dia, tidak boleh ada tindakan-tindakan anarkistis, mengganggu situasi yang kondusif di Jakarta. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved