Bagian Dada Robot Kena Sensor, Netizen: Dianggap Selemah Itukah Mental Kita

Dalam foto tersebut memperlihatkan saat adegan robot wanita ini tayang, bagian payudaranya diburamkan alias disensor.

Bagian Dada Robot Kena Sensor, Netizen: Dianggap Selemah Itukah Mental Kita
Facebook

TRIBUNKALTIM.CO - Jika sebelumnya netizen dihebohkan dengan penayangan siaran atlet renang PON XIX Jawa Barat yang terkena sensor di stasiun TV Indonesia.

Kali ini netizen kembali dibuat heboh setelah sebuah stasiun televisi nasional menyensor bagian dada robot perempuan dari film fiksi ilmiah berjudul Automata.

Film yang tayang senin malam, kemarin (10/10/16) ini pun membuat banyak netizen geram.

Bahkan foto meme robot ini telah tersebar viral di sosial media. Seperti yang diunggah oleh akun Meme Comic Indonesia.

Baca: Yihaaa, Anak Jokowi Buka Tempat Makan Baru di Balikpapan

Dalam foto tersebut memperlihatkan saat adegan robot wanita ini tayang, bagian payudaranya diburamkan alias disensor.

"T*ket Robot Disensor? Yakali Gue Lihat Ginian Langsung Cari Sabun," tulis keterangan pada meme tersebut.

Beragam komentar miring pun banyak disampaikan oleh para netizen.

Seperti yang dituliskan akun Guss Adi, "Gw turut prihatin min, dianggap selemah itu kah mental kita? Shingga beginian juga disensor?".

"Tv indonesia ini suka why masa film automata kan robotnya ada yang cewe pas bagian t*t*nya masa di sensor HELLO ITU CUMA ROBOT

"Ginian di sensor..giliran sinetron anak-anak abg smp udah peluk2an ngga di sensor...makin hari makin ngawur nih KPI kerjanya...," komentar Eddy Widayat Daviddegea.

Baca: Sakti! Ditusuk 14 Kali dan Dikubur, Bayi Ini Berhasil Bertahan Hidup

Meskipun banyak netizen yang menyalahkan KPI, namun berdasarkan keterangan KPI pihaknya tidak mengeluarkan kebijakan ataupun permintaan kepada lembaga penyiaran stasiun televisi melakukan pengebluran terhadap animasi, kartun dan siaran Putri Indonesia.

"KPI juga menyatakan lembaganya bukanlah lembaga sensor. Demikian disampaikan KPI menanggapi pernyataan netizen di media sosial yang banyak beredar belakangan ini yang menyatakan KPI melakukan hal itu," tulis keterangan dari laman kpi.go.id. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved