Anias dan Jadon Dipisahkan
20 Jam Operasi untuk Memisahkan Kembar Siam di Kepala
Dokter membutuhkan waktu 20 jam untuk melakukan operasi Anias dan Jadon, 13 bulan, kembar siam dempet kepala di RS Montefiore, Bronx, Amerika Serikat.

Aza sedang bermain dengan kedua aknya sebelum menjalani operasi.

Operasi dilaksanakan oleh Dr James Goodrich, ahli bedah saraf yang khusus menangani pemisahan kembar siam dempet kepala.
Berdasarkan statistik nasional, itu sungguh mentakjubkan operasi mereka bisa terlaksanakan pada usia 13 bulan, sekitar 40 persen dari kembar craniopagus yang lahir mati. Dua pertiga dari mereka yang lahir hidup, meninggal dunia setelah 24 jam kelahrian.
Pasangan yang tinggal di dekat Chicago, telah memiliki anak tiga tahun, Aza kembar mereka lahir melalui operasi caesar September lalu

Persiapan melaksanakan operasi pemisahan di Rumah Sakit Montefiore Bronx.

Kedua bocah ini selanjutnya akan mendapatkan perawatan di unit NICU selama 72 jam.
Jika kembar craniopagus bertahan hidup saat itu, masih ada risiko 80 persen mereka akan mati sebelum usia tahun kedua jika mereka tidak dipisahkan. Pemisahan berarti salah satu atau kedua kembar mungkin menderita komplikasi perkembangan.
"Kita tahu bahwa pasti kemungkinan nyata, tapi kami masih akan mencintai anak-anak kita, " kata Christian sebelum operasi.
Dari hasil operasi yang telah dilaksanakan tampak Anias mendapat kemungkinan menderita cacat lebih parah dari saudara kembarnya, Jadon.

Operasi itu dilakukan oleh Dr James Goodrich, seorang ahli bedah saraf yang mengkhususkan diri dalam memisahkan kembar siam di kepala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/operasi-20-jam-untuk-kembar-siam-anias-dan-jadon_20161017_122904.jpg)