Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Edukasi

Jalani Lima Hari Karantina, Keluarga PK 88 Siap Mengabdi dan Menebar Kontribusi

Adapun tahapan-tahapan yang harus dilalui calon awardee LPDP diantaranya pendaftaran (online), seleksi administrasi, dan seleksi substansi.

HO
Keluarga Besar PK 88, Awardee Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 

TRIBUNKALTIM.CO - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) adalah salah satu penyedia beasiswa pendidikan yang populer di Indonesia.

Lembaga ini bertujuan untuk mencetak pemimpin masa depan Indonesia yang tersebar di berbagai bidang. Seperti teknik, sains, pertanian, hukum, ekonomi, keuangan, kedokteran, agama, serta sosial budaya. Puluhan ribu lebih pelamar berdatangan tiap tahunnya untuk memperoleh beasiswa ini.

Pendaftaran Beasiswa LPDP, khususnya pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) untuk program Magister dan Doktoral dibuka sepanjang tahun dengan proses seleksi dilakukan sebanyak empat kali.

Adapun tahapan-tahapan yang harus dilalui calon awardee LPDP diantaranya pendaftaran (online), seleksi administrasi, seleksi substansi, dan penetapan penerima beasiswa.

Bagi perserta yang dinyatakan lulus, maka penerima beasiswa akan mengikuti program Persiapan Keberangkatan (PK) sebelum memulai studi di Perguruan Tinggi Tujuan masing-masing.

Persiapan Keberangkatan (PK) merupakan karantina khusus berupa penanaman nilai-nilai kepemimpinan, nasionalisme, financial literacy, basic life traning, dan lain-lain. Program ini biasanya dilaksanakan selama 5 (hari), setelah mengalami perubahan-perubahan yang mengikuti keadaan dan kebutuhan. Salah satu PK yang terlihat pada minggu lalu adalah Persiapan Keberangkatan Angkatan ke-88.

PK-88 dilaksanakan pada tanggal 28 November – 2 Desember 2016 di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok. Kegiatan ini mengusung tema “Metamorfosa” yang berarti perubahan. Maknanya, perubahan menuju perbaikan dari semua lini kehidupan.

Peserta PK-88 terdiri dari 127 calon master dan doktor yang berasal dari Sabang sampai Merauke.

Kegiatan lima hari ini menghadirkan pembicara-pembicara nasional berkualitas seperti Sudirman Said (Menteri ESDM RI 2014-2016), Yudi Latif, Ph.D, Prof Jamaluddin Ancok, Habiburrahman El-Shirazy (penulis), Zaini Alif (pakar permainan tradisional), Ricky Elson (teknokrat Indonesia) dan lain-lain.

Di hari terakhir, tersaji penampilan tari Saman oleh peserta PK, jajanan nusantara, dan hiburan acara “ngulek Sambal” bersama warga sekitar wisma. Acara ditutup oleh Syahrul Elly selaku Direktur Keuangan dan Umum LPDP.

Dalam pidato penutupan, Syahrul Elly berpesan kepada peserta untuk menjaga integritas dan profesionalisme, dimana kedua hal tersebut adalah bagian dari budaya LPDP; integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan dan kesempurnaan.

“Melalui persiapan keberangkatan ini, peserta diharapkan bisa menerapkan nilai-nilai budaya LPDP, baik saat maupun setelah kegiatan,” ujar Syahrul.

Hal serupa juga dikatakan oleh PIC Humas dan Publikasi PK-88, Dian Rusdiyanto. Ia berharap program ini bisa menghasilkan nilai-nilai berharga untuk masyarakat serta memberikan kemanfaatan untuk bangsa dan negara atas ilmu yang dimiliki para awardee LPDP.

“Program PK-88 sangat bermanfaat untuk peserta. Untuk itu peserta bisa memberikan nilai berharga untuk masyarakat. Selain itu, semoga awardee LPDP bisa segera pulang kembali dan membangun tanah air dan daerahnya, untuk memberikan manfaat atas ilmu yang dimilikinya,’ kata Rusdi.

Dalam berbagai kesempatan, para awardee PK 88 LPDP juga menyatakan komitmennya untuk bersungguh-sungguh dalam perjuangan menuntut ilmu.

Mereka juga siap untuk mengabdi dan menebar kontribusi untuk kemajuan negeri pada berbagai sektor dan lini kehidupan bangsa. (DR / Media Publication Partnership)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved