Minggu, 26 April 2026

Banyak Kasus Seret Namanya, Gubernur Akui jadi Sasaran Tembak

Ia pun membeberkan contoh kasus yang di dalamnya termuat modus politik tersebut.

tribunkaltim.co/muhammad afridho septian
Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak ditemui di sela-sela penjemputan Presiden RI, Joko Widodo, Minggu (4/12/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Banyaknya kasus-kasus yang menyeret nama Gubernur Kaltim, diakui Awang Faroek Ishak merupakan penyerangan atas dirinya.

Hal ini dimakluminya sebagai upaya meredam peran Awang Faroek dalam kontestasi Pilkada Kaltim 2018 mendatang. Hal ini disampaikannya saat ditemui di kantor Pemprov Kaltim, Senin (19/12/2016).

“Ada beberapa kasus yang dipolitisir. Saya banyak dijadikan sasaran tembak. Karena mohon maaf saja, pastilah saya akan terlibat banyak dalam menentukan siapa Gubernur yang akan datang,” katanya.

Ia pun membeberkan contoh kasus yang di dalamnya termuat modus politik tersebut.

Baca: Soal Aksi Damai dan Teroris, Gubernur Ungkapkan Pernyataannya Dipelintir

“Saya mulai dari yang sederhana. Kemarin ada pemberitaan soal pemilihan rektor Untag. Saya tegaskan tidak ada hubungannya Gubernur dengan Untag. Kalaupun saya terlibat, itu sebagai kapasitas anggota Senat, bukan sebagai pribadi Gubernur. Tetapi, begitulah, namanya juga politik. Apa saja bisa dijadikan bahan. Sekali lagi saya tegaskan tidak ada hubungan antara Gubernur dengan Untag,” ujarnya.

Kasus lain yang juga dinilainya masuk kategori penyerangan atas dirinya yakni adanya aduan masyarakat terkait ucapannya atas aksi 212 di Jakarta lalu. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved