Klinik Kesehatan
Selaput Daging Tumbuh di Mata
Pterigium sering dianggap sebagai katarak luar, namun sebenarnya bukan katarak.
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Januar Alamijaya
PUNYA pertanyaan soal kesehatan fisik ataupun psikis? Pertanyaan Anda akan dijawab oleh ahlinya. Pertanyaan bisa dikirim melalui email/ WhatsApp redaksi Tribun Kaltim, seperti yang tertera di atas rubrik ini atau email ke red.minggu@gmail.com dengan subjek KLINIK KESEHATAN.
Pertanyaan
Dok, mata saya saat ini seperti tertutup oleh daging. Dulu hanya di bagian pinggir mata sekarang sudah hampir ke tengah bagian bola mata. Mohon penjelasannya. Terima kasih
Jawaban
Oleh dr Lilik sujarwati Sp.M
Dokter Spesialis Mata RS Pertamina Balikpapan
PTERIGIUM (Selaput Daging Tumbuh di Mata). Terima kasih atas pertanyaannya. Selaput berbentuk segitiga di sudut mata yang mirip daging tumbuhbiasanya menjalar ke kornea itu disebut pterigium. Pterigium sering dianggap sebagai katarak luar, namun sebenarnya bukan katarak. Selaput abnormal ini seringkali disebabkan oleh paparan sinar matahari, asap, debu dan angin serta tingginya aktivitas pekerjaan di luar ruangan. Misalnya yang terjadi pada petani, nelayan, pekerja di lokasi darat maupun lepas pantai.
Adapun gejala pterigium antara lain pertumbuhan selaput warna putih di sudut mata, mata terasa kering, ngeres, sepet, mengganjal dan kurang nyaman. Pasien juga sering mengeluh matanya mudah merah, kadang terasa nyeri, dan kemeng.
KONJ PTERIGIUM TENANG 2
Pterigium ini dibagi menjadi dua, yaitu pterigium satu sisi mata dan langsung pada dua sisi mata. Tetapi yang tersering pada sisi dalam mata dekat dengan tepi hidung. Ini terjadi karena sisi dalam mendapatkan paparan sinar mata hari langsung dan pantulan dari permukaan hidung.
Pterigium berdasarkan gejala ringan beratnya penjalaran selaput tersebut dibagi 4 derajat. Derajat satu apabila pterigiumhanya terbatas pada tepi selaput bening mata. Sedangkan derajat dua dan tiga apabila sudah mengenai selaput bening mata tetapi belum melewati manik - manik mata. Apabila pterigium sudah mengganggu penglihatan maka sudah tergolong derajat empat.
Tujuan pembagian di atas, berkaitan dengan cara menangani pterigium. Apabila pterigium derajat satu bisa diterapi dengan tetes mata.Tindakan pengangkatan selaput daging tumbuh dilakukan apabila pterigium derajat dua ke atas. Untuk operasi pterigium dilakukan dengan bius lokal, cukup diberi anestesi tetes mata, selaput dagingnya diangkat kemudian dipasang graft dari konjungtiva mata pasien sendiri. Operasinya berlangsung sekitar 15 sampai 30 menit. Setelah itu matanya dibebat/ ditutup perban sekitar 4 jam. Setelah itu perbannya sudah bisa dibuka. Operasinya tidak memerlukan rawat inap sehingga setelah operasi bisa langsung pulang. Keesokan harinya pasien kontrol ke poli mata.
Adapun cara pencegahan terjadinya pterigium antara lain:
1. Gunakan kacamata atau topi saat bepergian jauh yang cukup lama
2. Lindungi mata dari sinar matahari, debu, dan angin (menggunakan kacamata pelindung)
3. Lubrikasi permukaan mata dengan obat tetes penyegar mata 4-8x/ hari untuk mencegah iritasi.
Demikian penjelasan tentang pterigium, untuk konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dapat memeriksakan mata Anda ke dokter mata terdekat. Semoga bermanfaat. Terima kasih. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mata-belekan_20151123_112904.jpg)