Berita Video
VIDEO – Kapolda Kaltim Minta Media Sosial Jangan Menjadi Sarana Penebar Kebencian
Dalam ceramahnya, Kapolda berpesan untuk meninggalkan perguncingan maupun gibah yang kerap dilakukan, untuk mencari-cari kesalahan orang lain.
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Martinus Wikan
Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kapolda Kaltim, Irjen Pol Safaruddin, beserta jajarannya, melakukan safari jumat di masjid Jami Al Ma'ruf, jalan dr Soetomo, Samarinda.
Tak hanya mengikuti shalat jumat secara berjamaah, namun Kapolda juga didapuk untuk menjadi khotib jumat.
Tanpa canggung, jenderal berpangkat bintang dua itu, menyampaikan ceramahnya dihadapan jemaah shalat jumat, bahkan diantara jemaah yang ada, hadir pula gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak.
Dalam ceramahnya, Kapolda berpesan untuk meninggalkan perguncingan maupun gibah yang kerap dilakukan, untuk mencari-cari kesalahan orang lain.
"Mengguncing itu sama dengan memakan daging saudara sendiri yang telah meninggal, maka tinggalkanlah, minta ampun dan bertaubatlah," ucap Kapolda di mimbar masjid, Jumat (20/1/2017).
Baca: BREAKINGNEWS – Video Imigrasi Balikpapan Temukan 6 WNA Tak Miliki Paspor
Selain itu, dirinya menilai, dalam perkembangan teknologi yang semakin maju, banyak orang yang menyalahgunaannya, seperti media sosial (medsos) yang tidak digunakan sebagai mana mestinya, medsos lebih banyak digunakan sebagai sarana penebar kebencian, serta menjelek-jelekan orang lain.
"Medsos seharusnya digunakan untuk menjalin silaturahmi, untuk saling menghargai, bukan untuk saling mengguncing, dosa besar mengguncing itu," pesannya. (*)