Jatam Klaim Luas Bentang Karst di Sangkulirang 1,8 Juta Hektar
Dari total jumlah itu, seluas 1,8 juta hektar berada di sepanjang Sangkulirang, Mangkalihat.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim mengklaim total kawasan bentang Karst di seluruh Provinsi Kaltim mencapai 3,5 juta hektar.
Dari total jumlah itu, seluas 1,8 juta hektar berada di sepanjang Sangkulirang, Mangkalihat. Lokasi itu berada diantara Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau.
"Total Karst di Kaltim 3,5 juta hektar. Untuk bentang Karst di Sangkulirang, Mangkalihat luasannya 1,8 juta hektar," kata Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang, disela-sela mendampingi petani asal Kukar menindaklanjuti pertemuan di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Selasa (24/1/2017).
Rupang menyebutkan, wilayah Karst yang tersebar di kabupaten/kota se Kaltim terdapat di Penajam Pasir Utara, Paser, Kutai Kartanegara, Kutai Barat , Mahakam Ulu, Kutim, dan Berau.
Baca: Ini Alasan Jatam Berjuang Pertahankan Karst Sangkulirang - Mangkalihat
"Itu berdasarkan data Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Kalimantan. Sementara Jatam sudah melakukan observasi di dua kawasan Kutai Timur dan Berau," ungkapnya.
Jatam menyayangkan, bahwa data bentang Karts yang berada di kawasan pegunungan Sangkulirang, Mangkalihat di Kutai Timur dan Berau, hanya tercatat 309 hektar dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
"Artinya, dari total data 1,8 juta hektar Karst di Sangkulirang tidak mencapai 50 persen yang masuk dalam RTRW. Ini menjadi masalah dan ancaman bagi kawasan Karst di Kaltim," kritik Rupang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/karst-mangkalihat_20150405_153242.jpg)