Minggu, 19 April 2026

Penganiayaan Mahasiswa

Pedih, Inilah Pengakuan Mengejutkan Rekan Korban Tewas Diksar Mapala UII

Dalam unggahannya, dia menyayangkan mahasiswa pencinta alam (mapala) yang masih melakukan pembodohan terhadap juniornya.

ISTIMEWA
Syaits Asyam, saat masih dirawat di RS Bethesda Yogyakarta. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Masyarakat dihebohkan dengan kematian tragis mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Diduga, penyebab kematian Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Islam Indonesia (UII) gara-gara dipukuli dalam kegiatan.

Tiga mahasiswa UII yang meninggal adalah Muhammad Fadhli (20), Syaits Asyam (19) dan Ilham Nurfadmi Listia Adi (20).

Salah seorang teman Syaits Asyam, yang berinisial GMFA, mengunggah postingan yang 'hilang' tentang temannya tersebut.

Tak hanya itu, dia juga menyampaikan kepedihannya kehilangan temannya tersebut.

Dia mengunggah foto Asyam di akun jejaring sosial Instagramnya.

Baca: 2 Mahasiswa Meninggal, UII Akui Ada Kekerasan dalam Diksar Mapala UNISI

Baca: Ilham Meninggal, Ada Luka di Tubuhnya Usai Ikut Diksar Mapala

Baca: Orangtua Ilham Lapor ke Polres Karanganyar, Anaknya Tewas Ikut Diksar Malapa UNISI

Dalam unggahannya, dia menyayangkan mahasiswa pencinta alam (mapala) yang masih melakukan pembodohan terhadap juniornya.

Setelah dicek TRIBUNNEWS, akun jejaring Instagram GMFA telah di-private, namun berikut postingannya yang berhasil 'diselamatkan'.

Berikut postingan lengkapnya:

[POSTINGAN YANG HILANG]

dikutip dari Rizaldi Nusantara

Syaits Asyam.

Dia adalah korban mereka yang memiliki idealisme rendahan, mereka yang otaknya terisi ruang kosong, mereka yang hatinya lebih keras daripada karang.

2017, dan masih saja ada orang-orang bodoh tak paham kehidupan.

Kamu kira kamu hidup di dunia ini sendirian? Kamu satu-satunya manusia yang pantas melakukan hal-hal itu pada makhluk lain?

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved