Rabu, 8 April 2026

Aksi Demonstrasi

Ketua GNPF Ungkapkan Pengerahan Massa Bukan Aksi Tandingan

Penghinaan terhadap ulama adalah watak orang komunis, sekularis, liberalis yang bertentangan dengan kebudayaan Indonesia.

TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Presidium Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Balikpapan Dr Abdul Rais SH MH saat memberikan keterangan pers, Jumat (10/2/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Saat ditemui Presidium Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Balikpapan Dr Abdul Rais SH MH menegaskan bahwa pengerahan massa yang dilakukan pihaknya bukan aksi tandingan.

"Ini bukan aksi tandingan, ini bukan demo. Ini doa dan dzikir bersama. Supaya masyarakat Balikpapan, melihat contoh yang beradab. Tidak ada satu helai pun rambut orang-orang yang tidak mendukung kami jatuh," ungkap Rais, Jumat (10/2/2014) sekitar 16.00 Wita.

Pihaknya meyakini bahwa penistaan Al Quran adalah pengkhianatan terhadap nilai-nilai ketuhanan yang tercantum dalam sila pertama Pancasila.

Penghinaan terhadap ulama adalah watak orang komunis, sekularis, liberalis yang bertentangan dengan kebudayaan Indonesia.

"Kami masyarakat Balikpapan sesuai dengan mottonya "Kota Beriman', itu bukan hanya slogan. Madinatul Iman menjadi icon kota. Orang yang betul beriman, cinta Islam, cinta ulama," ungkapnya.

Baca: Tanpa Izin, Polisi Terpaksa Turunkan 8 SSK untuk Kawal Massa yang Turun ke Jalan

ia menilai kriminalisasi terhadap ulama adalah sumber pemecah belah persatuan umat dan bangsa. Mereka yang menuduh, memfitnah, dan menyalahkan umat Islam sebagai pengkhianat NKRI adalah antek-antek asing.

"Penolakan dari kelompok lain?

Saya kira mereka belum sadar. Kami tegaskan bahwa NKRI harga mati. Ulama mesti dibela, PKI diganyang dimusnahkan sampai dengan antek-anteknya," tegasnya.

Pengumpulan massa untuk berdoa, berdzikir dan mendengarkan tausiyah yang dilakukan merupakan implementasi dalam merayakan HUT Kota Balikpapan.

"Bahwa kami GNPF dan FPI berwenang dan punya hak menyemarakkan HUT Kota Balikpapan," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved