TOPIK
Aksi Demonstrasi
-
Polri telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan untuk mengawal aksi demo 299.
-
Puluhan warga menyampaikan aspirasi dan tuntutan di kawasan PT Adimitra Baramata Nusantara, Jumat (26/5/2017) sekitar 11.10 Wita.
-
Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Samarinda, menggelar aksi damai di depan Mapolresta Samarinda.
-
Amien mengawali orasinya dengan mengimbau para penguasa agar tidak mengintervensi kasus Ahok. Amien bahkan menyebut nama Presiden Joko Widodo.
-
Menurut Kapitra, aksi massa kali ini hanya diisi dengan kegiatan pemanjatan doa atau bermunajat di komplek Masjid Istiqlal.
-
Kordinator Aksi 313, Usamah Hisyam, saat dihubungi wartawan mengatakan perwakilan peserta aksi sudah membuat kesepakatan dengan Polri.
-
"Untuk melakukan suatu pendekatan tokoh tokoh yang demonstrasi kelihatan cukup efektif," ujarnya.
-
Namun, polisi melarang massa berorasi di depan Istana Kemerdekaan. Pantauan Kompas.com, massa aksi berjalan dengan memutar.
-
Perwakilan peserta aksi itu adalah Amien Rais, mantan ketua MPR sekaligus pendiri Partai Amanat Nasional (PAN).
-
"Tadi lagi pukul 08.30 dimintai tolong mendampingi. Sekarang saya sedang di Mako (Brimob Kelapa Dua) mau ketemu," kata anggota Tim Pengacara Muslim.
-
Massa yang berada di halaman tampak bercengkrama hingga membeli barang-barang tertentu seperti atribut serta makanan dan minuman.
-
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengatakan, pihaknya terpaksa menutup sejumlah ruas jalan yang akan dilintasi oleh para pengunjuk rasa itu.
-
Aksi bela Islam pada Jumat (31/3/2017) akan dihadiri oleh pemimpin FPI Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq dan Amien Rais.
-
Demonstrasi menuntut dianggarkannya dana Bosda untuk SMA/SMK/MA Swasta se-Kaltim terdata akan membawa orang sekitar 8.420 orang.
-
Bahkan awak media tidak diperkenankan untuk memasuki ruangan pertemuan. Awak media yang ingin mengikuti informasi terkini pun terpaksa menunggu.
-
Bahkan saat Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin mencoba menemui massa, dengan tegas mereka menolak.
-
Massa ingin meminta penjelasan kepada politisi PKS ini soal pernyataannya beberapa hari sebelumnya terkait dukungan terhadap FPI di Kota Balikpapan.
-
Massa yang terdiri dari Gepak, GP Anshor, Banser, dan LPDKT tersebut datang ke Kantor DPRD Balikpapan sekitar pukul 11.00 Wita.
-
Bahkan Sekjen GNPF MUI Kota Balikpapan Isman SH mengklaim pihaknya telah mendapat pengakuan dari Pemkot Balikpapan.
-
Ia mengatakan bahwa perjalanan untuk mengikuti long march ini sama sekali tak memberatkannya.
-
Penghinaan terhadap ulama adalah watak orang komunis, sekularis, liberalis yang bertentangan dengan kebudayaan Indonesia.
-
Namun belakangan diketahui, pengerahan massa yang dilakukan usai shalat Jumat hingga sebelum adzan Azhar tersebut tanpa izin kepolisian.
-
Jika aksi tersebut kemudian untuk turun ke jalan dalam situasi seperti ini, pemerintah dan pihak kepolisian tidak akan memperbolehkan hal itu terjadi.
-
Ia mengatakan kepada Menkopolhukam, bahwa masyarakat berhak menyampaikan aspirasinya, selama tidak melanggar hukum.
-
Pihaknya mengimbau agar tidak ada perbuatan anarkis yang dapat merugikan masyarakat Kota Balikpapan.
-
Perwakilan aksi damai M Rafi'i, mengaku kecewa lantaran tidak dapat bertemu langsung dengan anggota dewan.
-
Beberapa terlihat mengenakan pakaian adat Dayak datang dengan berkonvoi menumpang berbagai macam kendaraan.
-
Dalam orasinya mereka menuntut pemerintah menolak keberadaan FPI dan GNPF MUI di Balikpapan karena sudah terbukti tidak cinta tanah air.
-
Sambil membawa spanduk dan poster mereka melakukan orasi meminta kepada pemerintah daerah tidak menyetujui bila akan dibentuk FPI di daerah ini.
-
Untuk melakukan pengamanan, Polres PPU sudah menyediakan puluhan personel termasuk mobil water canon dan pagar berduri.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved