Legislator Ini Kaget Proyek Multiyears Pengendalian Banjir Hilang Satu Kegiatan
"Kita maunya kedua titik itu dikerjakan. Karena, kesepakatan awal penetapan muliyears seperti itu," tegas Jasno.
Penulis: Rafan Dwinanto |
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - DPRD Samarinda, melalui Komisi III memertanyakan program pengendalian banjir yang dianggarkan secara multiyears contract (MYC), di Jalan KH Wahid Hasyim atau yang dikenal dengan Simpang Sempaja.
Anggota Komisi III, Jasno mengatakan, saat awal ditetapkan bersama melalui paripurna oleh DPRD, disepakati Program Pengendalian Banjir secara tahun jamak menyasar dua titik. Yakni Jalan KH Wahid Hasyim atau Simpang Sempaja dan Jalan DI Pandjaitan.
"Nah terus tiba-tiba di media, kok Pemkot menyebut titik multiyears itu hanya di Jalan KH Wahid Hasyim saja," kata Jasno.
Menurut Komisi III, kata Jasno, pengendalian banjir di Jalan KH Wahid Hasyim dan DI Pandjaitan, sama-sama vital.
"Kita maunya kedua titik itu dikerjakan. Karena, kesepakatan awal penetapan muliyears seperti itu," tegas Jasno.
Sampai saat ini, DPRD, kata Jasno, belum menerima pemberitahuan resmi terkait perubahan titik kegiatan proyek multiyears ini.
"Tidak ada surat resmi ke DPRD. Kita sudah panggil Bappeda, Dinas PUTR, tapi mereka tidak bisa memberi penjelasan," tegas Jasno. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/banjir-samarinda-utara_nevrianto_20170406_170444.jpg)