Breaking News
Jumat, 17 April 2026

Perayaan Paskah

Wuih, Kerbau Termahal di Dunia Kawal Prosesi Jalan Salib di Daerah Ini

Dalam prosesi ini juga terlihat kain merah dan kain putih sepanjang 1.000 meter dibentangkan untuk jemaat yang berjalan

Editor: Syaiful Syafar
Yultin/TribunToraja.com
Kerbau termahal di dunia mengawal ribuan umat Katolik dalam perayaan Jumat Agung di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (14/4/2017). 

Tradisi sebagai devosi yang diadakan di gereja dimulai oleh Santo Fransiskus Assisi dan menyebar ke seluruh Gereja Katolik Roma pada abad pertengahan.

Hal ini kurang diperingati oleh gereja-gereja Anglikan dan Lutheran.

Devosi ini bisa dilakukan kapan saja, tetapi paling umum dilakukan pada masa Pra-Paskah, terutama pada Hari Jumat Agung dan pada Jumat malam selama masa Pra-Paskah.

Sejarah Jalan Salib di mulai pada abad ke 14, di perkenalkan oleh para biarawan dari Ordo Fransiskan (OFM), lebih-lebih sejak St. Fransiskus Asisi mengalami stigmata.

Pada awalnya Jalan Salib tidak ada perhentian-perhentian seperti sekarang. Rute yang ditempuh dalam rangka Jalan Salib berubah dari waktu ke waktu.

Malahan, masing-masing kelompok umat menawarkan sejumlah perhentian berbeda dan menetapkannya pada lokasi yang berbeda pula.

Sampai pada abad ke 18, Paus Klemens XII menetapkan jumlah dan lokasi perhentian Jalan Salib secara definitif sampai sekarang.

Ibadat Jalan Salib juga kini menjadi bagian tak terpisahkan dari tempat-tempat peziarahan katolik, misalnya Gua Maria atau Gereja.

Begitu juga di dalam setiap gereja Katolik, pasti memasang perhentian-perhentian Jalan Salib. (*)

Penulis: Yultin Rante
Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved