Minggu, 12 April 2026

Ternyata, Tidak Semua SMP/MTs di Ibukota Provinsi Ini Mampu Laksanakan UNBK

26 sekolah lainnya, kata Hidayat, menggelar UN denga menggunakan kertas dan pensil. "Sebab, tidak bisa kita paksakan," katanya lagi.

Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUNKALTIM.CO/RAFAN A DWINANTO
Ahmad Hidayat 

Hanya 90 Sekolah di Kota Tepian yang Menggelar UNBK

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - 116 SMP/MTs di Samarinda, Selasa (2/5/2017), serentak mengikuti Ujian Nasional. Dari jumlah tersebut, hanya 90 sekolah yang menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

"Sisanya belum bisa. Karena keterbatasan sarananya di sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda, Ahmad Hidayat.

26 sekolah lainnya, kata Hidayat, menggelar UN denga menggunakan kertas dan pensil. "Sebab, tidak bisa kita paksakan," katanya lagi.

Meski demikian, Hidayat menargetkan, 2018 semua SMP/MTs di Samarinda bisa menerapkan UNBK 100 persen. "Pelan-pelan kita usahakan. Semoga 2018 sudah bisa UNBK 100 persen," ucapnya.

Seperti UNBK pada umumnya, UNBK tingkat SMP/MTs dibagi ke dalam tiga sesi. Satu sesinya, dibatasi dua jam. Hal ini dilakukan untuk mengatasi persoalan kekurangan komputer di sekolah.

"Jadi UNBK itu Tanggal 2, 3, 4 dan, 8. Mulai pagi, hingga sore, karena dibagi jadi tiga sesi," kata Hidayat.

Hidayat berharap, tingkat kelulusan UN SMP/MTs di Samarinda, mencapai 100 persen. "Tentu yang paling diharapkan adalah UN berjalan lancar, dan lulus 100 persen," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved