Sejumlah Dermaga di Pulau Sebatik Disinyalir Menjadi Perlintasan Teroris
Intelejen telah mengidentifikasi beberapa dermaga di Pulau Sebatik yang diduga menjadi tempat mobilitas pergerakan milisi dari Fhilipina.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN- Intelejen telah mengidentifikasi beberapa dermaga di Pulau Sebatik yang diduga menjadi tempat mobilitas pergerakan milisi dari Fhilipina.
“Jalur yang biasa digunakan oleh kelompok radikal melalui Kalimantan Utara dan sebaliknya melakukan mobilitas pergerakan milisi dari Fhilipina diantaranya melalui Dermaga Lalaesalo, Dermaga Aji Kuning, Dermaga Sungai Limau dan menuju ke Tawau, Malaysia,” ujar Kepala Satuan Intelkam Polres Nunukan, AKP Benny Catur Waluyo.
Disebutkan, kelompok teroris ini memiliki sel-sel jaringan di Kabupaten Nunukan. Karena itu, dia berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan serta bekerjasama dengan cara melaporkan kepada pihak yang berwajib, apabila melihat atau mengetahui hal-hal yang mencurigakan.
“Kedepankan fungsi Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk dapat melaksanakan deteksi dini guna mencegah dan mempersempit gerakan kelompok radikal,” katanya.
Menurutnya, munculnya sikap radikal ini disebabkan karena sifat Individualisme dan adanya keyakinan kebenaran atas faham terhadap suatu ajaran agama yang dianut oleh sekelompok orang.
Komandan Koramil 0911-02/ Sebatik Mayor Chb Andi Sudirman menyebutkan, ditinjau dari letak geografisnya, Pulau Sebatik merupakan wilayah yang strategis karena memiliki perbatasan darat maupun laut dengan Malaysia.
“Dengan adanya kejadian pemberontakan oleh kelompok radikal yang terjadi di Kota Marawi, Fhilipina, maka diharapkan kepada masyarakat agar tidak perlu takut dan resah,” ujarnya.
Dia menyarankan agar semua pihak bersinergi dengan aparat keamanan. “Apabila menemukan hal-hal yang aneh, agar selalu melaporkan kepada aparat setempat,” ujarnya.
Dia juga mengimbau para tokoh agama agar memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk meminimalisir adanya sel-sel tidur dari kelompok radikal.
Sedangkan Pasops Pangkalan TNI Angkatan Laut Nunukan Kapten Laut (P) Deny menekankan, pihaknya melakukan pencegahan keluar masuknya kelompok militan Maute, Marawi Fhilipina melalui kegiatan kerjasama dengan instansi terkait.
“Untuk melaksanakan sweeping di pintu-pintu masuk pelabuhan, sungai dan dermaga,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, pihaknya melaksanakan sosialisasi kebangsaan kepada masyarakat dan melaksankaan patroli rutin di wilayah perbatasan.
Wakil Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI – Malaysia Yonif 611/Awang Long, Kapten Inf Aan Fitriadi mengatakan, sejauh ini untuk menangkal masuknya kelompok radikal dari Fhilipina pihaknya memperketat jalur-jalur pelintas batas, melaksanakan potroli keamanan wilayah, melaksanakan potroli perairan dan melaksanakan sweeping.
“Stabilitas keamanan harus dijaga dan itu tidak bisa dilakukan hanya oleh aparat TNI-Polri. Namun itu semua harus dengan peran serta masyarakat,” ujarnya menegaskan.
Sementara Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sebatik, Juniansyah mengungkapkan upaya yang sudah dilakukan pihaknya untuk mengamankan dermaga dan melakukan pengawasan keluar masuk kapal, orang dan barang.
“Kami menentukan dan mengambil langkah-langkah keamanan yang sesuai dengan tingkat keamanan yang akan dan atau sedang terjadi di pelabuhan,” ujarnya.
Sementara itu sekitar 150 orang di Pulau Sebatik, Kamis (15/6/2017) sore mengikuti kegiatan “Pencegahan Terorisme Pulau Sebatik”. Acara yang berlangsung di Hotel Aniar, Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur itu diikuti berbagai kalangan mulai dari pimpinan TNI dan Polri di Pulau Sebatik, Camat, Kepala Desa dan para ketua RT, pimpinan kantor atau pos dinas pemerintah di Sebatik, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh adat dan agama serta pemuda di Sebatik.
Komandan Pos Angkatan Laut Sungai Nyamuk, Letda Laut (P) Benu Purnomo mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai respon masyarakat Sebatik terhadap perkembangan lingkungan strategis wilayah regional-Fhilipina serta untuk menyamakan persepsi terkait taktik, teknik dan strategis dalam antisipasi masuknya kelompok radikal teroris Maute-ISIS di Pulau Sebatik.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dermaga-aji-kuning-sebatik_20170616_171708.jpg)