Inilah Alasan Mengapa Dimas Hanya Selamatkan Ayam Saat Rumahnya Terbakar
"Dia nangis ke saya. Mak, masih bisa sekolahkan aku? Begitu dia bilang," tuturnya menirukan perkataan anaknya.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani |
Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kedua pasangan suami istri terduduk lesu.
Punggung mereka bersandar di dinding rumah tetangga mereka.
Sang istri hanya bisa menatap pasrah rumah kontrakan mereka yang habis terbakar.
Sementara suami memandangi berkas dokumen penting yang dihamburnya tepat di depannya.
Kendati demikian, di tengah kesedihan yang mendera keduanya, terselip rasa syukur karena Yang Maha Kuasa masih menyelamatkan anak pertama mereka, Dimas (16).
Anak pertama pasangan Tugiman dan Tri Omsiyah ini diketahui berada di kamar sebelum si jago merah mengamuk.
Malam saat api membakar rumahnya, mereka mengira putra kesayangan mereka turut terbakar.
Namun takdir bicara lain, putranya ternyata berhasil lolos dari maut.
Dimas ditemukan petugas dan warga menggendong ayam di RT sebelah.
Kekhawatiran berubah menjadi rasa syukur.
Begitulah kiranya, kenang Tri Omsiyah saat ditemui TribunKaltim.co, Selasa (4/7/2017).
"Habis semua mas. Barang-barang, harta benda. Tapi masih ada syukurnya, anak saya selamat," tuturnya.
Mengapa ia begitu khawatir, karena anak laki-lakinya tersebut jika tidur sangat lelap dan tak mudah terganggu.
"Kalau tidur ya bablas anak itu," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dimas-mengenakan-kaos-kutang-biru-menggendong-ayam-yang-ia-selamatkan-saat-rumahnya-terbakar_20170703_215432.jpg)