Jumat, 10 April 2026

Sambangi Warga Membangun Jembatan, Wabup Minta Maaf Pemkab Tak Bisa Membantu

Jembatan berbahan kayu didirikan masyarakat secara swadaya oleh warga setempat lantaran kebutuhan jembatan yang sudah mendesak.

TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Wabup Bulungan Ingkong Ala tampak di areal jembatan yang sedang dibangun secara swadaya oleh warga Bulu Perindu dan Kampung Arab, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (4/7/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyambangi warga Bulu Perindu dan Kampung Arab, Kecamatan Tanjung Selor yang tengah mendirikan jembatan yang akan menghubungkan dua kawasan permukiman itu, Selasa (4/7/2017) pukul 13.50 Wita.

Jembatan berbahan kayu didirikan masyarakat secara swadaya oleh warga setempat lantaran kebutuhan jembatan yang sudah mendesak.

Warga yang sedang mendirikan jembatan lantas menghentikan sejenak aktivitasnya, lalu mendekat menyimak perkataan Wakil Bupati.

Ingkong Ala disambut warga dan mengacungi jempol atas inisiatif pembangunan yang dilakukan secara swadaya.

Ingkong meminta maaf lantaran permintaan pembangunan jembatan belum bisa diakomodir karena kondisi keuangan yang masih defisit.

Baca: Duh, Sudah Dua Hari Warga Dirikan Jembatan Secara Gotong Royong

"Saya mohon maaf kepada bapak-bapak semua. Bukan kami tidak mau membantu. Akan tetapi kemampuan keuangan kita memang sulit. Sampai tahun depan juga kemungkinan masih akan seperti itu," sebut Ingkong Ala.

Diakui Wakil Bupati, aspirasi ini sudah lama disampaikan masyarakat baik kepada Pemkab Bulungan, DPRD maupun di tingkat provinsi. Ingkong mengatakan, tidak ada alasan lain yang menghambat permintaan masyarakat kecuali kondisi keuangan daerah.

"Kami meminta maaf dengan tidak terpenuhinya harapan masyarakat. Jadi tidak ada pertimbangan lain," sebutnya.

Pemkab Bulungan sebut Ingkong Ala bahkan memiliki program jangka ke depan. Salah satunya telah membangun jembatan Meranti dan akan meneruskan pembangunan jalan pendekat dari Bulu Perindu.

"Akan tetapi kami butuh dukungan masyarakat juga untuk bisa kami bebaskan lahan. Dari jembatan Gunung Seriang juga butuh sekitar 2,8 kilometer untuk bisa ada jalan pendekat ke Tanjung Selor," sebutnya.

Dalam kunjungannya ini Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala memberi sumbangan pribadi kepada warga. Ia juga tampak tak canggung menyeberang jembatan kayu tersebut meski masih dikonstruksi oleh warga. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved