Breaking News
BREAKING NEWS - Pelaku Pembunuh Pasutri Juragan Angkot di Samarinda Berhasil Ditangkap di Lampung
Terdapat satu pelaku yang diamankan, atas nama Asse, yang merupakan mantan anak buah korban.
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Amalia Husnul A
Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepolisian akhirnya berhasil mengamankan pelaku kasus pembunuhan, yang menewaskan pasangan suami istri (pasutri) pengusaha angkutan kota (angkot) di Kota Samarinda.
Pelaku pembunuhan pasutri pengusaha angkot ini ditangkap di Lampung, Jumat (14/7/2017) siang.
Terdapat satu pelaku yang diamankan, atas nama Asse, yang merupakan mantan anak buah korban. Pelaku menghabisi korban, karena tergiur dengan harta benda milik korban.
Bahkan, sebelum pelaku beraksi, pelaku telah menginap di rumah korban, guna dapat memuluskan langkahnya. Diketahui, pelaku menghabisi korban dengan menggunakan pisau yang berada di dapur rumah korban.
Perhiasan korban, berupa cincin dan kalung, berhasil dibawa lari pelaku, sedangkan handphone yang sebelumnya dikabarkan dibawa kabur pelaku, ternyata dibuang pelaku di sungai Mahakam.
Baca: Tidak Ada Saksi, Polisi Sulit Ungkap Pembunuhan Suami Istri Juragan Angkot
Baca: Astaga. . . Masih di Bawah Umur, Anak Ini jadi Otak Pembunuhan di Muara Ancalong
"Pelaku pembunuhan di Samarinda Seberang, sudah kita amankan.
Sejak Rabu (12/7/2017) kemarin anggota ke Lampung, bekerja sama dengan kepolisian Polda Lampung untuk lakukan penangkapan," tutur Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono, Jumat (14/7/2017).
Saat ini, kepolisian masih melakukan pengembangan, guna dapat mengamankan barang bukti hasil curian, yang telah dijual oleh pelaku di kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
"Kita belum dapat pastikan kapan akan dibawa ke Samarinda, karena anggota di sana masih mengembangkan, guna dapatkan barang bukti hasil curian. Dan, kasus ini murni perampokan," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Jumat (30/6/2017), di jalan Cipto Mangunkusumo, RT 9, Sengkotek, ditemukan sepasang suami istri, bernama Bahri (54) dan istrinya Tasnaeni (54), tewas bersimbah darah di rumahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rumah-korban-pembunuhan-pasutri-juragan-angkot-bersimbah-darah_20170714_180247.jpg)