APBD Kalimantan Utara Tahun Depan Diprediksikan Tembus Rp 3 Triliun

Secara nasional, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara berada di posisi 15 dari 34 provinsi di Indonesia

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara tahun 2017 ini masih yang tertinggi kedua di Kalimantan dengan torehan 6,17 persen. Sedang Provinsi Kalimantan Tengah merupakan daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kalimantan dan tertinggi secara nasional. Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah pada Kuartal 1 2017 mencapai 9,49 persen.

Secara nasional, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara berada di posisi 15 dari 34 provinsi di Indonesia. Dengan persentase 6,17 persen ini, pertumbuhan ekonomi provinsi bungsu ini masih di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya mencatatkan pertumbuhan 5,1 persen.

Berturut-turut 21 provinsi dengan pertumbuhan ekonomi melampaui pertumbuhan nasional ialah Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Bangka Belitung, Maluku, Kalimantan Utara, Banten, Bali, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Bengkulu, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Lampung dan Sumatera Selatan.

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara yang cukup impresif tak terlepas dari upaya keras pemerintah daerah dan masyarakat. Proyek-proyek pembangunan yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah memicu pertumbuhan ekonomi yang positif. Beberapa tahun terakhir intensitas pembangunan infrastruktur di Kalimantan Utara terus meningkat.

"Uang beredar cukup besar dari belanja-belanja yang dilakukan pemerintah daerah. Terutama dana-dana APBN juga sangat banyak. Itu hasil perjuangan yang dilakukan," sebut Irianto dikonfirmasi Tribun, usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Jakarta, Kamis (27/7).

Ia optimistis pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara bisa bertengger di posisi teratas regional Kalimantan jika sejumlah rencana investasi mulai memasuki tahap konstruksi, terlebih ketika sudah beroperasi/produksi. Di tahun-tahun mendatang, dana APBN yang masuk ke Kalimantan Utara dipastikan lebih meningkat.

"Tahun depan Rp 3 triliun APBN masuk. APBD Kalimantan Utara tahun depan diprediksikan juga tembus Rp 3 triliun. Lalu tiga tahun ke depan, Rp 1 triliun Kemenhub mengalokasikan dana untuk pembangunan bandara tok," ujarnya.

Untuk diketahui kembali, di regional Kalimantan, Kalimantan Tengah menorehkan pertumbuhan ekonomi sebesar 9,49 persen, disusul Kalimantan Utara 6,1 persen, Kalimantan Selatan 5,3 persen, Kalimantan Barat 4,8 persen, dan terakhir Kalimantan Timur 5,3 persen. (*)

Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved