Selasa, 14 April 2026

Edisi Cetak Tribun Kaltim

Nasionalisme Tinggi, Ini Harapan Warga Krayan di Perbatasan Malaysia kepada Pemerintah Indonesia

Di tengah keterbatasan infrastruktur, semangat warga Krayan untuk merayakan hari Kemerdekaan RI sangatlah tinggi.

TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
FBN Kaltara mengubah sebuah rumah di Kampung Sei Batang, menjadi tempat PAUD, Minggu (23/7/2017). 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Di tengah keterbatasan infrastruktur, semangat warga Krayan untuk merayakan hari Kemerdekaan RI sangatlah tinggi.

Bahkan masyarakat sudah menggelar serangkaian kegiatan sejak 1 Agustus lalu, seperti pertandingan olahraga antarwarga negara tetangga.

Setiap tahun, Krayan yang berada di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia selalu menyuguhkan perayaan dan peringatan Hari Kemerdekaan yang berkesan.

Mulai dari pertandingan olahraga antar kecamatan, hiburan kesenian tradisional, upacara kemerdekaan, sampai pertandingan olahraga dengan warga negara tetangga (Malaysia).

Sebanyak 2.400 Bendera Merah Putih terpasang di Krayan, mulai dari Long Bawan hingga perbatasan Indonesia-Malaysia, Kalimantan Utara. Total sepanjang 12 km.
Sebanyak 2.400 Bendera Merah Putih terpasang di Krayan, mulai dari Long Bawan hingga perbatasan Indonesia-Malaysia, Kalimantan Utara. Total sepanjang 12 km. (HO)

Baca: 2.400 Bendera Merah Putih Terpasang dari Long Bawan hingga Perbatasan Indonesia-Malaysia

"Kalau nasionalime masyarakat Krayan tak perlu diragukan," ujar Sekda Nunukan Tommy Harun.

Meskipun, ia menambahkan, pembangunan di Krayan masih terbilang sangat perlu penguatan dari berbagai bidang infrastruktur, seperti jalan utamanya.

Tommy menjelaskan, kondisi ruas jalan di Krayan masih cukup memprihatinkan.

Berlumpur di kala hujan, dan berdebu kala terik matahari. Kondisi tersebut sudah terjadi berpuluh‑puluh tahun.

Pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, pemerintah provinsi, dan pemerintah Kabupaten Nunukan sendiri masih terus berjalan.

Baca: Gelora Nasionalisme dari Perbatasan, Ribuan Warga Sebatik Siap Kibarkan Bendera Merah Putih

Namun yang menjadi hambatan adalah material yang sulit untuk didapatkan.

Terkadang harus mendatangkan material dari negara tetangga.

"Masyarakat walaupun berlumpur tetap jalan. Dan kalau musim kemarau itu seperti di padang pasir," tuturnya, Minggu (13/8/2017).

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved