Mengadukan Nasibnya, Ratusan Jemaah First Travel Datangi Gedung Bareskrim

Kedatangan para jemaah ini untuk mengadukan nasibnya yang tidak kunjung diberangkatkan ke tanah suci oleh First Travel.

Mengadukan Nasibnya, Ratusan Jemaah First Travel Datangi Gedung Bareskrim
Tribunnews.com/ Fahdi Fahlevi
Ratusan jemaah yang menjadi korban penipuan penyedia jasa umrah First Travel mendatangi Crisis Center, di Gedung Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNKALTIM.CO,  JAKARTA - Ratusan jemaah yang menjadi korban penipuan penyedia jasa umrah First Travel mendatangi Crisis Center, di Gedung Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2017).

Kedatangan para jemaah ini untuk mengadukan nasibnya yang tidak kunjung diberangkatkan ke tanah suci oleh First Travel.

Baca: Wow. . . Ada Bilik Bercinta untuk Pecandu Narkoba, Harus Bayar Berapa?

 "Ke sini bersama istri untuk daftar pengaduan," kata Saidun, seorang korban First Travel kepada wartawan.

Saidun berharap dengan aduan yang dilayangkan, uang para jemaah yang hendak berangkat ke tanah suci dapat segera dikembalikan.

"Kita ke sini harapannya cuman satu, uang dan pasportnya kembali," ungkap Saidun.

Baca: Waduh, Bos First Travel Lupa ke Mana Hilangnya Miliaran Uang Jamaah. Saldo Tinggal Rp 1,3 Juta

Diketahui setelah melakukan rapat koordinasi Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Agama memutuskan untuk dibentuknya Crisis Center untuk korban dugaan penipuan First Travel.

Crisis Center atau posko untuk para korban First Travel ini berada di lantai satu kantor Bareskrim Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved