Berita Pemkab Kutai Timur
Ikuti 1st MSFIJ di London Inggris, Pramuka Kutim Kenalkan Indonesia dan Karst
Kita jadi perhatian, karena berpakai seragam sehingga terlihat rapi, sampai diberitakan oleh media disana.
SANGATTA- Sebanyak 13 pramuka penggalang dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Kutai Timur (Kutim) telah selesai mengikuti 1st Muslim Scout Fellowship International Jambore London (MSFIJL), di London, Inggris, sejak 26 Juli hingga 3 Agustus 2017 lalu.
Tentunya banyak pengalaman yang didapat selama mengikuti kegiatannya para pramuka muslim sedunia tersebut.
Didampingi lima Pembina dan Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat Mugeni selaku ketua kontingen Kwarcab Kutim, Pramuka Kutim, bergabung dengan kurang lebih 1.000 pramuka muslim dari seluruh dunia. Berkumpul selama empat hari untuk pertukaran budaya, belajar, perdamaian dan persahabatan.
Menurut beberapa pramuka Kutim yang menjadi peserta MSFIJL banyak hal baru yang didapat selama di negeri “Ratu Elizabeth” tersebut. Pramuka Kutim yang notebene menjadi wakil Kalimantan Timur (Kaltim) ternyata menjadi pusat perhatian karena berseragam. Bahkan momen tersebut membuat beberapa surat kabar, media online dan siaran radio lokal setempat tertarik memberitakan tentang pramuka dari Indonesia, khususnya Kutim.
"Kita jadi perhatian, karena berpakai seragam sehingga terlihat rapi, sampai diberitakan oleh media disana. Karena mereka (pramuka Negara lain) hanya pakai skrap.
Selain itu teman-teman dari negara lain ingin belajar yel-yel kita, seperti spirit of destiny, hombaya, dan chip-chip," ungkap Yolan Fitri Ariani, dan Zahra Safira Safitri, dua anggota Pramuka dari Kutim yang ikut even tersebut.
Selama di Negara yang terkenal dengan sebutan “United Kingdom”, belasan pramuka penggalang Kutim bertukar informasi dan pengalaman dengan peserta dari 27 negara lainnya. Seperti belajar dan berbagi pengetahuan tentang lingkungan.
Mulai dari bahaya polusi kota, pengelolaan kelestarian hutan sebagai upaya mengurangi polusi. Hingga pelajaran pramuka dalam bertahan di hutan atau survival.
Untuk melatih fisik, fokus pikiran serta pengalaman di lapangan, mereka juga diajak mengikuti kegiatan bertema mountain. Yakni kegiatan di luar ruangan atau outdoor mendaki gunung, rafting serta panjat tebing serta sejumlah kegiatan seru dan menantang lainnya.
Informasi yang dibagi oleh pramuka Kutim adalah memperkenalkan Indonesia yang memiliki potensi luar biasa. Misi khusus juga tak lupa dijalankan oleh para remaja yang menjadi duta Kutim, Kaltim dan Indonesia tersebut.
Yakni memperkenalkan potensi budaya, pariwisata serta keunikan negara tercinta. Apa itu? Memperkenalkan kawasan peningkatan pra sejarah di goa-goa karst, dengan lukisan telapak tangan yang saat ini tengah memuncaki poling di ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017.
Maksudnya agar masyarakat internasional tahu bahwa di Indonesia juga memiliki warisan pra sejarah dan poteni wisata kelas dunia.(advertorial/hms7/hms3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pramuka_20170823_141339.jpg)