Jumat, 8 Mei 2026

Berita Pemkab Nunukan

Ini Strategi Laura-Faridil Atasi Kekerasan Seksual pada Anak

Dengan memberikan perhatian, kata dia, anak akan merasa nyaman dan mau mengungkapkan apa saja yang terjadi padanya.

Tayang:
Istimewa
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM dan Wakil Bupati Nunukan Ir H Faridil Murad SE MT. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN- Pemerintahan duet Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM dan Wakil Bupati Nunukan Ir H Faridil Murad SE MT punya cara khusus untuk mengatasi kekerasan seksual terhadap anak, yang kasusnya masih tinggi di daerah ini.

Kepala Bidang Perlindungan Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nunukan, Endah Kurniawati, mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi pemahaman hukum mengenai konsekuensi melakukan tindakan yang sewenang-wenang terhadap anak.

“Yang dalam hal ini seseorang yang masih dibawah 18 tahun. Karena sudah ada peraturan yang bisa menjatuhkan sanksi terhadap pelaku,” ujarnya.

Sedangkan terhadap anak yang menjadi korban tindak kekerasan seksual, pihaknya memberikan pendampingan dari sisi mental maupun fisik.

Baca juga:

Balapan 'Chaos', Sean Gelael Raih Sepuluh Poin di Monza Italia

Operasi Berjalan Lancar, Begini Pernyataan The Doctor

4 Fakta Mengejutkan yang Menunggu Rossi Setelah Cedera, Nomor 4 Paling tak Disangka

Gagal Bersinar di SEA Games, Atlet Blak-blakan soal Pelitnya Pemerintah, Uang Saku Tak Cair

Alami Kecelakaan Saat Latihan Enduro, Akankah Karier Valentino Rossi di MotoGP Terhenti?

Persaingan Kian Ketat, Rossi Berharap Predikat Juara Dunia Ditentukan di Seri Terakhir

Berawal dari Banyak Perbedaan, Begini Curahan Hati Butet Ketika Dipasangkan dengan Owi

"Anak yang telah menjadi korban cenderung akan menjadi pribadi yang rendah diri. Karena itu harus diberikan pendampingan dan motivasi dari psikolog supaya tidak ada lagi trauma yang dapat mengganggu kesehatan mental korban, pada masa yang akan datang,"ujarnya.

Dia mengatakan, butuh perhatian ekstra terhadap anak yang mengalami trauma akibat peristiwa yang bakal terus membekas sepanjang hidupnya.

Sehingga orang tua anak harus melakukan komunikasi secara intensif, mencurahkan perhatian lebih pada anak yang mengalami pelecehan seksual.

Dengan memberikan perhatian, kata dia, anak akan merasa nyaman dan mau mengungkapkan apa saja yang terjadi padanya.

"Biarkan ia bersosialiasi. Biasa kami akan bawa korban ke P2TP2A untuk memberi semangat. Kami lihat psikologinya dan diawasi sembari mengalihkan perhatiannya ke hal positif,” ujarnya.

Baca juga:

Ternyata, Inilah Pemain yang Gagalkan Kepindahan CR7 di Bursa Transfer Musim Panas 2017

Menyedihkan, Kesaksian Adik Ipar Suporter yang Tewas, Catur Selamatkan Mereka. . .

Penyulut Petasan yang Sebabakan Suporter Timnas Meninggal Sudah Diamankan Polisi, Siapa Namanya?

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2018 Spanyol VS Italia, Kesalahan Bonucci Harus Dibayar Mahal

Satu Suporter Tewas, Polisi Amankan Pelaku Penyulut Petasan di Laga Indonesia Vs Fiji

Indonesia Ditahan Imbang Negara Kecil Ini, Yuk Cari Tahu di Mana dan Seperti Apa Fiji

Resmi! Manchester United Umumkan Skuat Liga Inggris Musim 2017-2018, Ini Rinciannya . . .

Saat ini pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap anak-anak korban pelecehan seksual. Dia bersama tim perlindungan anak juga intens melakukan sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Nunukan Nomor 17 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak.

Hal ini dilakukan dalam rangka pencegahan sekaligus penguatan lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Nunukan.

Dari angka kekerasan seksual yang tercatat pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nunukan, jumlah anak korban kekerasan seksual mengalami penurunan.

"Untuk kasus kekerasan anak tahun 2016 sebanyak 4 kasus dengan 19 korban. Sedangkan untuk tahun 2017 sebanyak 6 kasus dengan 6 korban,” ujarnya.  (inforial/ Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Nunukan)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved