Dijuluki Terompet Setan, Bunga yang Kelihatan Cantik Ini Bisa Bikin Orang Meninggal Seketika!
Hal itu terutama karena tanaman ini mengandung metil kristalin yang mempunyai efek relaksasi pada otot lurik.
Itu sebabnya, kita harus sangat hati-hati dalam penggunaan kecubung.
Paling tidak, berkonsultasilah dengan ahli tanaman obat atau dokter sebelum menggunakan ramuan kecubung.
Gejala keracunan yang biasanya timbul, terutama akibat zat atropin dan skolopamin, adalah mulut kering, sembelit, sensitif terhadap cahaya, dan sakit mata.
Pemberian antasida umumnya digunakan untuk mengatasi masalah tersebut.
Jenis Paling Beracun
Kecubung banyak dijumpai di daerah berhawa sejuk.
Di beberapa daerah, kecubung dinamai dengan kucubung (Sunda) dan kacubung (Madura).
Kecubung termasuk tumbuhan jenis perdu. Mahkota bunganya mirip terompet berwarna putih keunguan.
Baca: Sadis! Gara-gara Mi Instan, Pria Ini Tewas Bersimbah Darah Diamuk Tetangga Sendiri
Kecubung berbunga putih dianggap paling beracun dibandingkan dengan jenis lain yang juga mengandung zat alkaloid.
Maka dari itu, penggunaannya harus sangat hati-hati dan hanya terbatas sebagai obat luar.
Senyawa alkaloid ini terdapat di semua bagian tumbuhan kecubung, mulai dari akar, tangkai, daun, bunga, buah, hingga bijinya. Namun, kandungan terbesar terdapat pada akar dan biji.
Bila keracunan ramuan kecubung, usahakan jangan sampai tertidur.
Minumlah kopi yang keras dan jangan lupakan untuk menghirup udara segar sebanyak-banyaknya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-kecubung_20170911_174916.jpg)