Senada dengan BNN, Polisi Pastikan Kabar Permen Susu Anak Mengandung PCC Hoax
Koordinasi kembali dilakukan dengan Polsek Ambarawa untuk memantau jika ada peredaran PCC di sana.
TRIBUNKALTIM.CO - Polda Jawa Tengah memastikan bahwa pesan yang viral di media sosial mengenai adanya peredaran permen yang mengandung PCC serta dikonsumsi siswa SD di Ambarawa, Semarang adalah berita bohong atau hoaks.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Lukas Akbar mengatakan, timnya sudah ke Ambarawa, Kabupaten Semarang bersama personel BPOM.
Polda Jateng juga melakukan penelusuran kesejumlah SD yang terdapat disana, termasuk menanyai para siswa serta mengecek beberapa toko obat, namun hasilnya nihil.
Baca juga:
Juarai Jepang Terbuka 2017, Marcus/Kevin Langsung Canangkan Target Selanjutnya
Pemain Borneo FC Ini Tak Sabar Isi Pos Diego Michiels
Derby Kaltim, Pelatih Borneo FC Puji Persiba Balikpapan
LIVE STREAMING - Persib VS Bhayangkara FC, Maung Bandung Tanpa Ezechiel
Jadwal Lengkap Liga Italia 24 September 2017, Waktunya AC Milan Buktikan Konsistensi
Hadapi Persiba, Hal Ini Yang Tak Bisa Dilupakan Pelatih Borneo FC Dari Sosok Lopicic
Napoli dan Juventus Saling Kejar di Puncak Klasemen, Hasil Lengkap Liga Italia
”Itu merespon berita yang viral bahwa permen tersebut mengandung PCC," ujar Lukas.
Polisi juga mendatangi sejumlah SD di Ambarawa terkait penyebaran permen susu berbentuk hewan yang terposting dan tersebar di media sosial.
"Dalam pemberitaan yang mengabarkan bahwa permen berbentuk binatang tersebut dijual seharga Rp 500/pcs, setelah diteliti kandungan dalam permen tersebut tidak menimbulkan efek samping," jelas Lukas.
Petugas, katanya, juga sudah berusaha mencari permen yang disebut mengandung PCC di Pasar Projo Ambarawa dan ternyata hasilnya nihil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/permen-hoax_20170924_183533.jpg)