Selasa, 12 Mei 2026

Tak Lagi Hitam, Ini Warna Baru Plat Nomor dari Kepolisian?

Alasannya, warna dasar hitam akan sulit terbaca ketika kamera CCTV pengawas perilaku berlalu lintas mulai diterapkan.

Tayang:
net
Ilustrasi plat nomor polisi kendaraan 

TRIBUNKALTIM.CO - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sudah melempar wacana untuk mengganti warna pelat nomor mobil pribadi.

Alasannya, warna dasar hitam akan sulit terbaca ketika kamera CCTV pengawas perilaku berlalu lintas mulai diterapkan.

Baca: Disebut Tak Punya Suami saat Hamil 4 Bulan, Inikah Pasangan Andi Soraya?

Lalu, warna apa yang cocok dan disiapkan untuk mendukung wacana itu? Semua masih abu-abu alias belum diputuskan.

Kepolisian masih menggodok wacana ini, termasuk warna apa yang mudah dibaca CCTV jika ada pelanggaran.

”Yang jelas warna terang, sepertinya putih. Ada variasi warna sedikit, mungkin (diadopsi dari) bendera Merah Putih atau warna apa yang sesuai,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa, (27/9/2017).

Baca: Duh, Pak Camat Akui Warganya Makin Sejahtera, Sayang Sumbernya Masih Ilegal

Andai benar warna putih yang akan diterapkan sebagai warna dasar, Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor Pasal 39 Ayat 3 tentang warna Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) akan gugur dan diganti aturan baru.

Baca: Modus Baru Kejahatan di ATM, Pelaku Tempel Ini di Mesin

Disebutkan pada aturan itu, warna dasar putih tulisan biru digunakan untuk ranmor Korps Diplomatik negara asing. Atau, warna putih dengan tulisan merah untuk pelat nomor sementara kendaraan baru.

Tentu saja, semua belum dirumuskan dengan detail. Kakorlantas mengatakan bahwa penerapannya akan dilakukan secara bertahap dengan target implementasi pada 2019 mendatang.

Baca: Rita Widyasari Tersangka - Begini Respon Warga Terkait Status Sang Bupati, Ada yang Masih Sangsi

Sebelumnya, disebutkan oleh Brigjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri, bahwa yang perlu dilakukan saat ini adalah mengerucutkan regulasi terlebih dahulu.

”Cara manual, parsial, dan konvensional akan banyak masalah. Pasalnya kendaraan semakin banyak, dan tidak mungkin menindak dengan waktu yang cepat, tepat, dan akurat, sehingga berpotensi menemukan kegagalan untuk mencapai tujuan yang signifikan,” ujar Chryshnanda.

Baca: Duh, Pak Camat Akui Warganya Makin Sejahtera, Sayang Sumbernya Masih Ilegal

Berita ini sudah tayang di kompas.com berjudul Kalau Bukan Hitam, Warna Apa yang Cocok untuk Nopol?

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved