Berita Video
VIDEO - Begini Pernyataan Presiden Tentang Usulan 5 DOB di Provinsi Kaltara
permintaan yang kedua, yang adalah amanah dari masyarakat Kaltara, yaitu usulan pembentukan 5 Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Kaltara.
Penulis: Doan E Pardede | Editor: Martinus Wikan
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Momentum kedatangan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana ke Ibu Kota Provinsi Kaltara, Tanjung Selor, Jumat (6/20/2017), dimanfaatkan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie untuk menyampaikan dua buah permintaan.
Pertama, Gubernur meminta agar pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor, yang kini sudah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), dapat ditindaklanjuti dengan penerbitan Inpres/Perpres.
Baca: Tinggal di Dekat Got, Wanita Penjual Kopi Keliling Ini Bangga Punya Anak yang akan ke Kanada
Dan permintaan yang kedua, yang adalah amanah dari masyarakat Kaltara, yaitu usulan pembentukan 5 Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Kaltara.
Baca: Tega! Tak Hanya Jadi Korban Penipuan Olshop, Wanita Ini Dihajar Massa karena Diteriaki Jambret
Adapun usulan DOB Kaltara, yaitu Kabupaten Krayan, Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya), Kota Sebatik di Kabupaten Nunukan. DOB Kabupaten Apau Kayan di Kabupaten Malinau, dan DOB Kota Tanjung Selor di Kabupaten Bulungan.
Baca: Bosan dengan Rutinitas Kota? Nikmati Dulu Sensasi Pedesaan Alami Ubud!
Baca: Begini Pengakuan Luna Maya soal Fotonya dengan Orangutan
Baca: Sembuh dari Sakit dan Sudah Bisa Tanda Tangani Surat, Kapan Setya Novanto Kembali Ngantor?
Terkait hal ini, Presiden menjelaskan bahwa sampai saat ini moratorium DOB ini masih berjalan.
Baca: VIDEO - Dewi Persik Terekam Menari Mesra Bersama Artis India ,Loh Kok Ada Yang Terbang
Namun dia memastikan bahwa semua usulan dari daerah sudah ditampung.
Baca: Wah, Nikita Mirzani Ubah Bagian Ini pada Wajahnya, Netizen Malah Bilang Ngeri
Pembahasan DOB ini menurut Presiden cukup penting karena menyangkut suplai anggaran dari APBN nantinya.
Yang mengusulkan DOB ini juga menurutnya bukan hanya di Provinsi Kaltara, tapi juga ada dari beberapa daerah lain di Indonesia.
Simak videonya di atas: