Jelang Pelantikan Gubernur DKI, Anies Fitting Seragam PDU sampai Keringatan
PASANGAN Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara
TRIBUNKALTIM.CO - PASANGAN Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Senin(16/10). Saat pelantikan nanti, Anies-Sandi mengenakan pakaian dinas upacara (PDU) dengan jas, celana, dan sepatu serba putih. Menjelang pelantikan, keduanya pun mulai melakukan persiapan.
UNTUK pakaian yang akan digunakan saat pelantikan, Anies mempercayakan kepada penjahit Thio Ahmad Hendra. Pemilik Chiu Taylor yang beralamat di Pluit Karang Indah Timur, Jakarta Utara ini dipercaya Anies sesuai rekomendasi Biro Kepala Daerah Pemerintah Provinsi DKI, Mawardi.
Hendra dipercaya menjahitkan baju gubernur dan wakil gubernur karena merupakan langganan pegawai Pemda DKI. Hendra juga pernah menjahitkan pakaian untuk Wakil Gubernur Jakarta puluhan tahun silam.
Baca: Sebelum Gabung Monaco, Ternyata Mbappe Nyaris Mendongkrak Prestasi Klub Jerman Ini
"Saya pernah menjadi pakaian dinas wakil-wakil gubernur. Saya sudah lupa namanya, karena puluhan tahun lalu. Saya khususnya terima pakaian dinas Pemda DKI sejak 1977," katanya. Tidak hanya PDU, Anies juga mempercayakan untuk menjahit dua pasang kemeja PDH warna Khaki serta satu pasang warna putih.
Hendra mengaku senang karena dipercaya kembali menjahitkan pakaian dinas untuk pejabat gubernur. Sebelum Anies, mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo (Foke ) sempat mempercayakan menjahit kemeja kerjanya pada Hendra.
Menurut Hendra tidak ada kendala saat menjahitkan pakaian untuk Anies. Selain tidak ada permintaan khusus komunikasi untuk pengukuran pakaian pun lancar. Beberapa kali bertemu Anies hanya untuk memastikan ukuran pakaian yang akan dibuat. "Saya kontak terus (Anies) saya tanyakan, kapan saya bisa datang untuk fitting, untuk mengukur, dan fitting terakhir, engga ada masalah," katanya.
Baca: Lulung Tegaskan Seluruh Anggota DPRD DKI Tak Setuju Kontribusi Tambahan 15 Persen
Hendra mematok Rp 3 juta sebagai jasa menjahir pakaian yang akan digunakan Anies saat pelantikan di hadapan Joko Widodo. Biasanya untuk pembuatan jas ia banderol Rp 2,5 juta, tetapi karena pembuatan PDU gubernur terbilang sulit ia tambahkan ongkos jahit Rp 500 ribu. Sementara untuk pakaian dinas harian satu stel Rp 600 ribu.
Hendra sempat menceritakan proses pembuat seragam pelantikan yang akan digunakan orang nomor 1 di Jakarta tersebut. Salah satunya mengenai fitting yang dilakukan beberapa kali karena PDU yang ia jahit dirasa kekecilan oleh Anies.
"Seperti sekarang sudah pas bagus, Saya lihat oh tangannya masih kurang, badannya diputar sedikit berdirinya bagus. Tetapi dilihat tangannya kurang rapih," katanya.
Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan mengikuti sesi pemotretan dengan pakaian PDU di salah satu tempat di Jalan Tirtayasa II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ia tampak beberapa kali menyeka keringat dari wajahnya.
Baca: Top Scorer Liga 1 Pernah Jadi Tukang Cuci Mobil di Negeri Kincir Angin
Pada kesempatan itu, Anies menjalani sesi pemotretan setelah wakil gubernur pasangannya, Sandiaga Uno. Anies menjalani sesi pemotretan setelah Sandi pergi meninggalkan lokasi.
Sesi foto Anies tampak lebih lama dari Sandi. Anies tampak lebih sulit diarahkan oleh fotografer. Sandiaga sebelumnya menjalani sesi pemotretan dengan jenaka. Dia bahkan berpose bangau terbang, yang beberapa kali diperagakannya sewaktu kampanye Pilgub DKI 2017.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/anies-baswedan_20171012_162305.jpg)