Selasa, 5 Mei 2026

Gubernur Baru Jakarta

Beginilah Kondisi Pasar Tanah Abang Sekarang. . .

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan belum bisa berkomentar banyak terkait kondisi di kawasan Pasar Tanah Abang.

Tayang:
Kompas.com/Sherly Puspita
Pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan bermotor roda dua memenuhi trotoar di Pasar Tanah Abang, seberang Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017). 

Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017)." data-aligment="" data-width="750px">TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan belum bisa berkomentar banyak terkait kondisi di kawasan Pasar Tanah Abang.

Dari informasi yang belakangan beredar, Anies melihat foto kondisi terkini PKL Tanah Abang yang digunakan sama seperti foto pada sekitar Mei 2017.

Kompas.com kemudian melihat kondisi di kawasan tersebut pada Rabu (25/10/2017) pagi, sekitar pukul 10.00.

Kondisinya, semrawut.

Meski telah melalui bulan-bulan ada program tertib trotoar, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) masih mengokupasi jalur pedestrian.

Mobil pribadi terlihat parkir sembarangan, angkutan umum hingga ojek online juga berhenti di sembarang tempat.

Alhasil kemacetan, ketidaknyamanan hingga ancaman tindak kriminal tak dapat terhindarkan.

Baca: Lihat Kemeja Sandiaga Uno Tak Dimasukkan Dalam Celana, Anies Langsung Komentar Seperti Ini

Baca: Anies Ungkapkan Warga Tak Harus Mengadu ke Balai Kota

Kondisi semrawut tampak jelas di sejumlah sisi pasar.

Di seberang Stasiun Tanah Abang misalnya, deretan PKL memajang dagangannya hingga menutupi trotoar.

Para pejalan kaki terpaksa melintas di badan jalan karena tak memiliki ruang untuk berjalan.

Padahal, di sepanjang tepi jalan tersebut juga terparkir sejumlah kendaraan bermotor roda dua, mobil hingga angkutan umum yang mengangkut dan menurunkan penumpang.

Jalanan pun menjadi padat.

Suara klakson nyaring berbunyi bersautan tanda para pengguna jalan tak sabar lagi dengan kemacetan yang selalu terjadi di kawasan tersebut.

Kereta dorong barang diletakkan di trotoar depan gedung Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017).
Kereta dorong barang diletakkan di trotoar depan gedung Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017).(Kompas.com/Sherly Puspita)

Kompas.com berjalan menyusuri pasar, hingga sampai di depan gedung Blog G Pasar Tanah Abang.

Tiba-tiba, saat sedang melintas, ada yang mengingatkan bahaya pencopet.

"Neng, tasnya dikedepanin. Ngeri copet di sini," teriak seorang penjaga parkir.

Baca: Foto di Sini Keren Banget, Kolam Renang Roof Top di 8 Hotel Ini Memang Instagramable!

Pria yang enggan disebutkan namanya tersebut mengaku sering mendengar kasus pencopetan terjadi di kawasan yang berdekatan dengan Stasiun Tanah Abang ini.

"Semrawut begini, Neng. Kalau kitanya yang enggak hati-hati, ya bisa kena (copet). Makanya tasnya dikedepanin, jangan ngeluarin HP, di sini saben hari deh copet mulu kejadiannya," kata dia.

Penjual makanan berjajar di atas trotoar depan gedung blok A dan B Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017).
Penjual makanan berjajar di atas trotoar depan gedung blok A dan B Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017).(Kompas.com/Sherly Puspita)

Setelah mengucapkan terima kasih telah diingatkan, Kompas.com terus melanjutkan perjalanan.

Di lokasi ini, sejumlah petugas Satpol PP terlihat duduk-duduk di atas mobil operasionalnya.

Sebagian petugas berjalan-jalan di sekitar lokasi tersebut.

Bukannya takut pada petugas, para pedagang tampak santai melanjutkan usahanya di lahan yang tak semestinya.

Petugas pun tak ada yang menegur para pedagang.

Baca: Kepsek Bantah Pelaku Video Mesum Itu Bukan Siswi SMAN 1 Samarinda

Berjalan ke arah Gedung Blok A dan B, kondisinya semakin parah.

Penjual makanan duduk berjejer di sepanjang trotoar sambil melayani pembelinya.

"Rame Neng jualan di sini. Lumayanlah, orang yang habis keluar belanja bisa makan di sini," ujar seorang pedagang nasi pecel kepada Kompas.com.

Wanita paruh baya tersebut berjualan tepat di atas trotoar.

Saat ditanya apakah tidak takut berjualan di lokasi tersebut, dia menjawab santai.

"Enggak takutlah, kan udah dijaga Satpol PP," ujarnya.

Pedagang kaki lima (PKL) memenuhi trotoar di Pasar Tanah Abang, seberang Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sejumlah kendaraan umum pun diparkirkan hingga badan jalan, Rabu (25/10/2017).
Pedagang kaki lima (PKL) memenuhi trotoar di Pasar Tanah Abang, seberang Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sejumlah kendaraan umum pun diparkirkan hingga badan jalan, Rabu (25/10/2017).(Kompas.com/Sherly Puspita)

Hal tak jauh berbeda Kompas.com temukan di Gedung Metro Tanah Abang arah Pejompongan.

Trotoar digunakan untuk meletakkan kereta-kereta dorong untuk mengangkut dagangan.

Lokasi di sekitar tempat itu tampak kumuh tak terawat.

Dan sekali lagi, tak ada ruang untuk pejalan kaki.

Jadi, begitulah gambaran kondisi di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu ini. (Kompas.com/Sherly Puspita)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved