Duh, Niat Perusda Ini Kelola Bisnis Sedot Tinja Terganjal
Rencana Perusahaan Daerah (Perusda) Pergudangan dan Aneka Usaha (PAU) menjalankan bisnis sedot tinja mendapat ganjalan.
Penulis: Rafan Dwinanto |
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Rencana Perusahaan Daerah (Perusda) Pergudangan dan Aneka Usaha (PAU) menjalankan bisnis sedot tinja mendapat ganjalan.
Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail.
Nusyirwan memaparkan, semula Pemkot memang ingin menyerahkan armada mobil sedot tinja untuk dikelola PD PAU.
“Kita sudah rencana untuk menyerahkan kepada PD PAU. Di Balikpapan, mobil tinja dikelola PDAM. Untuk Samarinda, kita berencana memberikan agar ada pekerjaan dan penghasilan untuk PD PAU,” kata Nusyirwan.
Namun, kata Nusyirwan,rencana penyerahan armada sedot tinja tersebut terhambat, lantaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menilai, sedot tinja masih menjadi kewenangan mereka.
Baca juga:
Ingin Tes Kesaktian, Pria Ini Nekat Rebus Dirinya Sendiri Dalam Air Mendidih, Hasilnya Memilukan
Mendiang Raja Thailand Bhumibol Adulyadej Dikremasi Selama Lima Hari
Dua Pria Kepergok Buang Sampah di Sungai, Malah Nekat Lakukan Ini pada Perempuan di Depannya
Puluhan Kuda Nil Keroyok Seekor Buaya Karena Menyerang Anaknya di Taman Nasional Serengeti
PBB Peringatkan Bencana Kelaparan Parah di Daerah Konflik Wilayah Kasai, RD Kongo
Korban Tewas Ledakan Gudang Mercon Belum Dikenali
BREAKING NEWS - Gudang Mercon Meledak, Puluhan Orang Tewas Terbakar!
“Cuma di PUPR masih melihat bahwa itu tugas PUPR. Sehingga, perlu dilakukan pertemuan khusus untuk membahas hal ini. Antara PUPR , PDPAU dan pemkot,” ungkap Nusyirwan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/nusyirwan-ismail_20170629_184758.jpg)