Jumat, 24 April 2026

Gak Nyangka, Korea Utara Memiliki Stasiun Kereta Bawah Tanah Semewah Ini. Tapi Kok Serba Misterius

"Anda bisa melihat lampu hiasan gantung di langit-langit, tiang-tiang marmer, dan lukisan Kim Jong II," tambahnya.

Interior di sekitar staisun kereta bawah tanah di Pyongyang, ibukota Korea Utara 

TRIBUNKALTIM.CO, PYONGYANG - Kehidupan rakyat Korea Utara jarang terekam sorot kamera. Hanya pemimpinnya, Kim Jong Un yang kerap terlihat dalam foto-foto yang dirilis kantor berita setempat.

Namun, sejak negara ini mulai sedikit terbuka kepada turis asing untuk berwisata, beberapa foto mulai menyebar dan memperlihatkan suasana di dalam Korea Utara.

Mungkin hanya sedikit turis yang masuk ke Korea Utara setiap tahunnya. Kunjungan turis juga hanya diizinkan melalui kelompok tur wisata tertentu.

Perjalanan sangat direncanakan oleh pemandu wisata. Ada area yang benar-benar sangat terlarang. Kehidupan sehari-hari di Kora Utara juga sering disembunyikan dari pihak luar.

Salah satu bidang lanskap di stasiun bawah tanah di Pyongyang
Salah satu bidang lanskap di stasiun bawah tanah di Pyongyang - ZEJournal

Dilansir dari CNN, Jumat (17/11/2017), seorang fotografer berusia 25 tahun, Elaine Li, berkunjung ke ibu kota Korut, Pyongyang, untuk pertama kalinya pada Oktober lalu.

Dia terkejut karena melihat sesuatu yang familiar dan dekat baginya. Sebuah jalur kereta api bawah tanah, Pyongyang Metro, terbangun di kedalaman tanah 100 meter.

Pyongyang Metro menjadi salah satu sistem commuter terdalam di dunia, sekaligus menjadi yang misterius.

Lahir dan besar di Hongkong, Li sangat tak asing dengan kehidupan perkotaan. Perjalanannya menggunakan kereta bawah tanah di Korut mirip dengan kesehariannya di rumah. 

"Satu hal yang menjadi perhatian saya adalah stasiun yang dengan cahaya samar-samar, interiornya mewah," katanya.

"Anda bisa melihat lampu hiasan gantung di langit-langit, tiang-tiang marmer, dan lukisan Kim Jong II," tambahnya.

Sejumlah penumpang menunggu kedatangan komuter di stasiun bawah tanah di Pyongyang, Korea Utara - ZEJournal
Sejumlah penumpang menunggu kedatangan komuter di stasiun bawah tanah di Pyongyang, Korea Utara - ZEJournal 

Berikutnya, Li melihat papan surat kabar yang dipajang di peron. Beberapa orang berdiri dan membacanya. 

Dia mengaku tidak mendapat izin untuk mengambil foto kereta atau stasiun. Namun, ketika berada di peron, pemandu wisata memperbolehkan turis untuk menjelajahai tempat itu.

Dalam perjalanan wisata, turis hanya berhenti di beberapa stasiun. Turis tidak diperbolehkan untuk mengambil gambar dari dalam terowongan.

Li menggambarkan suasana di dalam kereta sangat sunyi. Tidak ada seorang pun yang berbicara.

Dilasir dari ZEJournal, wilayah bawah tanah ibukota ini sangat rahasia dan akses bagi para orang asing secara historis dibatasi hanya pada dua stasiun, yang memunculkan teori konspirasi bahwa stasiun kereta bawah tanah ini hanya untuk sebuah pertunjukan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved