Apa Saja Perbedaan KRL, MRT dan LRT? Ini Penjelasannya
Selain KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line, beberapa tahun lagi Jakarta akan memiliki angkutan umum MRT (Mass Rapid Transit) dan LRT
TRIBUNKALTIM.CO - Selain KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line, beberapa tahun lagi Jakarta akan memiliki angkutan umum MRT (Mass Rapid Transit) dan LRT (Light Rapid Transit).
Ketiga jenis kereta ini sama-sama melintas pada jalur rel dan digerakkan dengan menggunakan listrik.
Lalu, apa perbedaan antara KRL, MRT, dan LRT?
Baca: VIDEO - Wah Keren Nih, Kereta LRT Ini Lewati Jalur Menembus Sebuah Bangunan Apartemen
Perlintasan
KRL: Rel KRL berada di permukaan tanah dan hanya sebagian kecil yang berupa rel layang.
Rel layang biasanya dibuat untuk menghindari perlintasan dengan jalan raya.
MRT: Rel MRT umumnya merupakan kombinasi rel layang dan rel bawah tanah.
LRT: Rel LRT semua berupa rel layang.
Baca: Ini Foto-foto Stasiun MRT yang Diunggah Ahok dan Langsung Jadi Viral
Baca: BREAKING NEWS - KRL Commuter Line Terbakar di Stasiun Pasar Minggu
Jumlah Rangkaian Kereta
KRL: Jumlah gerbong/kereta 8 sampai 10 kereta.
MRT: Jumlah gerbong/kereta rata-rata 6 kereta.
LRT: Jumlah gerbong/kereta 2 sampai 4 kereta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/lrt_20171120_144420.jpg)