Penasaran, Kenapa Warna Nyala Api Berbeda-beda? Ini Jawabannya

Kalau Anda perhatikan, api yang dihasilkan kompor gas biasanya berwarna biru. Sementara, api yang dinyalakan dengan korek api

handover
Ilustrasi warna nyala api 

TRIBUNKALTIM.CO - Dalam kehidupan sehari-hari, api memang dibutuhkan untuk kegiatan memasak.

Kalau Anda perhatikan, api yang dihasilkan kompor gas biasanya berwarna biru.

Sementara, api yang dinyalakan dengan korek api biasanya berwarna oranye kekuningan.

Kenapa warna api bisa berbeda-beda, ya?

Baca: Hak Keuangan Pimpinan dan Anggota Dewan Ikut Picu Kenaikan Belanja Tak Langsung

Api Bisa Terjadi Karena Ada Oksigen

Api bisa terjadi karena adanya reaksi pembakaran senyawa yang mengandung oksigen atau O2.

Jika proses pembakaran kekurangan oksigen, maka akan menghasilkan senyawa karbon seperti asap atau jelaga yang berwarna hitam.

Contohnya saja ketika lilin yang menyala menjadi mati karena ditutup dengan gelas.

Lilin tersebut kekurangan oksigen, sehingga proses pembakarannya pun terhenti.

undefined
Warna api pada kompor berwarna biru. | Pixabay/Efraimstochter

Faktor Fisika dan Faktor Kimia

Ada dua hal yang menyebabkan warna nyala api, yaitu faktor fisika (suhu) dan faktor kimia (zat yang mengalami reaksi).

Suhu yang memengaruhi warna nyala api.

Api yang berwarna merah biasanya bersuhu di bawah 1000 derajat Celsius.

Sedangkan api biru biasanya bersuhu lebih tinggi dari api merah, tapi masih di bawah 2.000 derajat Celsius.

Sumber: Bobo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved