Kamis, 11 Juni 2026

Inilah 6 Jajanan Tradisional Khas Indonesia yang Mulai Sulit Ditemukan, Pernah Nyoba yang Mana?

Namun sayangnya, karena banyak bermunculan makanan modern membuat camilan tradisional menjadi semakin dilupakan.

Tayang:
danielfooddiary.com

TRIBUNKALTIM.CO - Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki beragam kuliner yang 
lezat.

Selain makanan berat, terdapat berbagai camilan yang banyak ditemukan di sejumlah daerah di Indonesia.

Namun sayangnya, karena banyak bermunculan makanan modern membuat camilan tradisional menjadi 
semakin dilupakan.

Berikut enam camilan tradisional khas Indonesia yang mulai langka ditemukan.

1. Kue Rangi

(sumber.com)

Kue rangi atau sagu rangi merupakan kue tradisional khas Betawi yang terbuat dari tepung kanji dan kelapa parut.

Dengan rasa yang khas, kue rangi dimasak dengan cara dipanggang menggunakan kayu bakar.

Baca: RESEP - Steak Tahu Ala Negeri Sakura, Bisa Buat Sarapan dan Camilan Sore

2. Clorot

Kue clorot yang di jual di Pasar Ramadan Kauman, Yogyakarta, Rabu (7/6/2017).
Kue clorot yang di jual di Pasar Ramadan Kauman, Yogyakarta, Rabu (7/6/2017). (ARSIP TRIBUNJOGJA.COM/Tris Jumali)

Dibungkus daun janur, clorot atau jelurut terbuat dari tepung beras, santan, dan gula jawa.

Camilan yang berasal dari Purworejo, Jawa Tengah, ini berbentuk panjang menyerupai kerucut.

Baca: Resep - Mendadak Populer! Bikin Yuk Bakpao yang Enak dan Lembut, Cocok untuk Camilan

3. Geblek

(cookpad.com)

Terbuat dari tepung tapioka dan bawang putih, geblek berbentuk angka 8 berwarna putih.

Rasanya yang gurih membuat geblek cocok sebagai camilan saat sore hari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved