Sabtu, 2 Mei 2026

Banjir di Samarinda

Satu Warga Dikabarkan Hilang Terseret Banjir, Ini Kata Walikota Samarinda

Walikota Samarinda, Syaharie Jaang yang dikonfirmasi seputar hal tersebut enggan berkomentar banyak.

Tayang:
Penulis: Doan E Pardede |
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Pencarian korban tenggelam dilakukan di sekitar sungai tempat belasan pelajar main air, Selasa (5/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebanyak empat anak dikabarkan tenggelam di sebuah sungai kecil di Gang Senyiur 1, tepatnya di belakang kantor DPRD Provinsi Kaltim, Selasa (5/12/2017).

Informasi terakhir yang dihimpun Tribunkaltim.co, tiga anak sudah ditemukan dan satu anak lagi masih dalam proses pencarian.

Baca: BREAKING NEWS - Selamatkan 2 Temannya yang Hanyut, Pelajar SMP Ini Malah Belum Ditemukan

Walikota Samarinda, Syaharie Jaang yang dikonfirmasi seputar hal tersebut enggan berkomentar banyak.

Dia berjanji akan segera turun langsung ke lokasi anak tenggelam tersebut.

"Ini saya mau ke sana," ujarnya.

Baca: Tertibkan Bangunan Liar, Begini Kondisi Jalan Inspeksi Tanah Abang Sekarang

Baca: Ganti Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Ini Alasan Presiden Jokowi

Baca: Amien Rais Minta Jokowi Jangan Pecah-belah Umat, Begini Balasan Menohok Ketua Komisi A DPRD DIY

Baca: Tumbuh di Pedalaman Kalimantan, Inilah 4 Manfaat Pasak Bumi untuk Vitalitas Pria

Baca: Cuma Butuh Hasil Imbang, Man United Jadi Juara Grup A Liga Champions

Hujan deras yang mengguyur kota Tepian -- sebutan Samarinda, membuat sejumlah wilayah tergenang banjir.

Tak hanya terdapat genangan banjir, namun sejumlah sungai di daerah pinggiran kota juga meluap.

Seperti yang terjadi di sungai yang terdapat di jalan Teuku Umar, Gang Senyiur, Sungai Kunjang, yang membuat sejumlah pelajar SMP tertarik untuk bermain air di pinggir sungai itu, hingga mengakibatkan tiga pelajar hanyut terseret arus.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 10.30 Wita, usai pelajar dari SMP Negeri 5 itu pulang sekolah.

Terdapat sekitar 16 orang pelajar yang turut bermain di pinggir sungai tersebut.

Seorang pelajar menjelaskan, saat itu dirinya dan teman temannya usai pulang sekolah.

Namun karena tidak ada angkot, pelajar tersebut menumpang pikap hingga Gang Senyiur.

Lantaran di kawasan terdapat rumah salah satu temannya, yang membuat sekumpulan pelajar itu mampir ke rumah temannya.

"Saat kami mau ke rumah teman kami, ada yang ngajak mandian. Terus kami ke pinggir sungai itu," ujar M Jaini (14), Selasa (5/12/2017).

Lanjut dia, saat mereka bermain air, tiba-tiba temannya bernama Agrian Risandi (14) terjun ke sungai.

Saat itu, Agrian tampak lemas, yang membuat dirinya terjun ke sungai untuk selamatkan Agrian.

Namun, dirinya juga tidak kuat menahan arus yang membuatnya juga lemas.

Saat itulah, M Tahayasin Maulana (14) mencoba untuk selamatkan keduanya, yang disusul oleh M Royhan Ramadan (14), Luki (14) dan Alif Tamzid Rizaldi (14), yang juga ikut untuk menyelamatkan.

Beruntung bagi, Agrian dan M Jaini yang selamat dari kejadian naas itu, sedangkan M Tahayasin tenggelam dan hingga saat ini belum ditemukan.

"Si Agri ini tidak bisa berenang, tapi dia nyebur ke sungai, lalu si Tahayasin hanyut tenggelam," ungkapnya.

Hingga pukul 13.00 Wita, tim SAR gabungan, dari unsur relawan bersama warga sekitar, masih melakukan pencarian disekitar sungai tersebut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved