Selasa, 19 Mei 2026

Singgung Komitmen Bonus PON 2016, Forum Pelatih Tuntut Dianggarkan Pada APBD Murni 2018

Pihaknya hanya menginginkan bonus tersebut bisa segera diterima atlet paling lambat tahun 2018.

Tayang:
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Atlet Kaltim tuntut pelunasan bonus PON Jabar yang dijanjikan Pemprov Kaltim. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Forum Solidaritas Pelatih, Atlet, dan Manager Kaltim kembali menyinggung komitmen Pemprov dan DPRD Kaltim terkait nasib kekurangan Bonus PON 2016.

Wakil Ketua Forum Solidaritas Pelatih, Atlet dan Manager, Sugeng Mochdar mengatakan saat ini pihaknya ingin kejelasan soal nasib kekurangan bonus atlet PON sebesar Rp 13.791.206.900.

Pasca pertemuan dengan pihak Kemenpora beberapa waktu lalu, Pemprov Kaltim melalui Sekprov Rusmadi berjanji bakal tetap berkomitmen memberikan bonus kepada atlet Kaltim yang berprestasi di PON 2016.

Namun pembayaran bonus tersebut masih harus diformulasikan sesuai dengan kondisi keuangan Pemprov Kaltim.

Menurut Sugeng pihaknya bertanggungjawab mengawal proses kejelasan bonus agar tak luput lagi di APBD Kaltim.

Sebab sebelumnya bonus atlet tak masuk dalam APBD-P Kaltim.

Baca juga:

Pria Nyentrik Penakluk Gedung Pencakar Langit Tewas Saat Penuhi Tantangan Berhadiah Rp 200 Juta

Protes Keras Soal Dukungan AS, Presiden Palestina Ogah Temui Mike Pence

Sidang Perdana Rabu Lusa, KPK Terus Pantau Aktivitas Setya Novanto di Tahanan

Sandi Ogah Tayangkan Video Rapim ke YouTube, Ternyata Ahok Sudah Bikin Pergubnya!

Miris! Sang 'Raja Kobra' Tewas Setelah Meminum Darah Ular yang Menggigitnya

Paytren Perusahaan Milik Ustadz Yusuf Mansur Akuisisi Perusahaan IT Hongaria

Ada 64 Kepala Daerah yang Tertangkap, Jokowi Heran Masih Banyak Pejabat Terima Suap

"Kita mempertanyakan kepada Pemprov kesiapannya bagaimana? Kami tidak mau tahu bahasa bonus dikemas dalam dana pembinaan prestasi pasca-PON 2016. Yang penting buat kami para cabor kami menerima tahun ini 2018," ungkapnya di Sekretariat KONI Kaltim, Jl Kesuma Bangsa, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (11/12/2017).

Sugeng menjelaskan, pihaknya tak mau tahu bagaimana nantinya formulasi pembagian bonus.

Pihaknya hanya menginginkan bonus tersebut bisa segera diterima atlet paling lambat tahun 2018.

Ia mendesak agar Pemprov dan DPRD Kaltim wajib menganggarkan kekurangan bonus pada APBD Murni 2018.

"Kami meminta Pemprov dan DPRD menganggarkan kekurangan bonus yang dijanjikan Gubernur. Kami gak peduli nomenklaturnya bagaimana. Kami berharap banyak ini segera terealisasi. Kami minta komitmennya, masuk dalam APBD Murni 2018," tutur Sugeng.

Sugeng berjanji pihaknya akan terus mengawal proses pembagian bonus hingga ke tangan atlet.

Bahkan pihaknya tak segan akan kembali melakukan aksi protes apabila bonus atlet tak kunjung cair di 2018.

"Kita belum mendengar apakah ini masuk dalam APBD murni. Kami tidak ingin berandai-andai. Kami tetap akan melakukan aksi apabila aspirasi ini tidak ditampung pemerintah daerah. Ya kita tunggu sampai ada kepastian. Jangan sampai ini mempengaruhi semangat atlet Kaltim membela daerah dan berprestasi untuk daerah," kata Sugeng. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved