Kamis, 9 April 2026

Hati-hati, Kegemukan Bisa Pemicu Kanker, Begini Penjelasan Para Peneliti

Studi menunjukkan obesitas bisa menyebabkan 11 tipe kanker. Studi mengungkap bahwa 25.000 warga Inggris terkena kanker

mirror.co.uk
ILUSTRASI - Georgia Davis Remaja Tergemuk di Inggris 

TRIBUNKALTIM.CO - Studi menunjukkan obesitas bisa menyebabkan 11 tipe kanker.

Kanker adalah penyebab kematian terbesar di dunia, dan tak disangka obesitas adalah salah satu faktornya.

Studi mengungkap bahwa 25.000 warga Inggris terkena kanker karena obesitas, seperti dilansir dari Mirror.

Baca: Inilah 25 Hal yang Bikin Berat Badan Tak Kunjung Turun Meski Sudah Pontang-panting Jalani Diet

 
Para peneliti menemukan sebuah bukti kuat mengapa obesitas bisa memicu kanker, seperti yang dipublikasikan oleh The British Medical Journal (BMJ).

Kelompok peneliti di dunia, yang dipimpin oleh Maria Kyrgiou dan Kostas Tsilidis dari Imperial College London menjelaskan hal tersebut.

"Bukti dari kuatnya hubungan antara obesitas dan kanker bisa membantu menyeleksi orang-orang yang memiliki risiko lebih tinggi," ucap mereka.

Baca: LIVE STREAMING - Saksikan Laga Inter Milan vs AC Milan Pukul 02.45 WIB di Sini!

Ini juga bisa membantu untuk menyeleksi para warga dengan tindakan preventif primer dan sekunder.

Para peneliti telah memastikan ada 11 tipe kanker yang dapat menyerang para penderita obesitas.

Sebuah penelitian baru di BMJ menyatakan bahwa obesitas bisa berujung pada kanker kerongkongan, myeloma, perut, rektum, sistem empedu saluran hati, pankreas, payudara pasca menopause, rahim, ovarium, dan ginjal.

Baca: LIVE STREAMING - Manchester City vs Newcastle United Pukul 02.45 WIB; Mantapkan Diri di Puncak

World Cancer Research Fund (WCRF) yang mendanai penelitian ini, menyebutkan sekitar 25.000 penderita kanker bisa mencegahnya dengan gaya hidup sehat.

Risiko kanker pada pria, setiap 5kg kenaikan dalam BMI adalah 9% untuk kanker kolorektal, dan 56% untuk kanker sistem saluran empedu.

Multiple myeloma adalah satu tipe kanker yang baru ditemukan oleh para peneliti.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved